MOLA Larang Tempat Komersial Tayangkan EURO 2020 Tanpa Izin

Kegiatan sosialisasi Hak Siar dan Public Viewing Mola atas tayangan premium Sports Contents saat di Medan pada 24 Mei 2021 lalu.

Batam (gokepri.com) – PT Global Media Visual (Mola TV) melarang pelaku usaha atau pengelola tempat komersial untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) tayangan EURO 2020 tanpa izin resmi dari pihaknya.

MOLA TV resmi menjadi pemegang lisensi tunggal atas konten atau tayangan pertandingan sepak bola UEFA EURO 2020, Qualification Matches for UEFA EURO 2020, Qualification Matches for FIFA WORLD CUP 2022, dan UEFA Nations League 2018/2019, 2020/2021 (UEFA EURO Package 2018-2022).

Pelaku-pelaku usaha area publik atau komersial dan sejenisnya seperti lobi hotel, lounge dan apartemen, café, kantin, restoran, bioskop, ruang karaoke, mall, area publik lainnya, ruang pertemuan, lapangan terbuka, dan lain-lain diimbau agar tidak menayangkan EURO 2020 tanpa izin.

Bagi yang hendak mengadakan kegiatan menyaksikan bersama (Public Viewing) dengan menayangkan UEFA EURO Package 2018-2022 agar melakukan registrasi dan kerjasama dengan MOLA melalui partner resmi yang telah ditunjuk oleh MOLA, yakni PT Mitra Media Integrasi (MIX).

Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pelaku usaha area publik/komersial dan sejenisnya dalam melakukan proses registrasi dan kerjasama untuk penayangan UEFA EURO Package 2018-2022.

Pihak yang ingin menayangkan UEFA EURO Package 2018-2022 pada area publik/komersial dan sejenisnya agar dapat menghubungi PT Mitra Media Integrasi (MIX) melalui email : info@molalivearena.com dan/atau telepon : 021-2212534/081282997043.

COO MIX, Bobby Christoffer mengatakan imbauan terkait larangan tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui tentang lisensi tunggal atas tayangan yang dimiliki oleh MOLA. Selain itu juga supaya tidak terjadi pelanggaran Hak Cipta oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kerjasama resmi dengan MOLA.

Adapun untuk tayangan UEFA EURO Package 2018-2022 melalui platform Over The Top (OTT) hanya dapat diakses pada laman situs www.mola.tv, aplikasi Android / IOS resmi MOLA serta platform pihak ketiga lainnya yang bekerjasama secara resmi dengan pihak MOLA.

Termasuk namun tidak terbatas pada perusahaan telekomunikasi seluler, IPTV (Internet Protocol Television), ISP (Internet Service Provider) dan lain-lain dalam platform internet dengan format VOD (Video on Demand) dalam bentuk aplikasi yang bisa di-download atau sudah ter-install (embedded) di dalam device pihak ketiga tersebut.

“MOLA juga akan secara aktif melakukan pemantauan, baik secara daring (online) dan/atau luring (offline),” ujarnya.

Kemudian juga akan melakukan penindakan langsung secara tegas di lapangan terhadap pelanggar-pelanggar Hak Cipta atas penayangan UEFA EURO Package 2018-2022 dengan menggandeng kuasa hukum dan pihak berwajib dalam melakukan hal tersebut (Operasi Tertangkap Tangan).

“Bagi Venue atau usaha komersil yang sudah registrasi dan hendak menyelenggarakan program ini (UEFA EURO 2020), kami akan memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku didalam program Mola Live dimana semua venue yang sudah teregistrasi bisa dilihat di website molalive.com,” katanya.

Bobby berharap pihak-pihak terkait tidak mencoba untuk melakukan pelanggaran Hak Cipta atas tayangan UEFA EURO Package 2018-2022, karena sanksi hukum dan penaltinya cukup berat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku” ujar Bobby Christoffer, COO MIX.

Sebagaimana terdapat dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, segala bentuk pemanfaatan, pendistribusian, dan pengumuman atas suatu Ciptaan yang dilakukan tanpa hak dan/atau tanpa izin dari Pencipta atau Pemegang Hak Cipta yang dilakukan dengan melanggar Hak Ekonomi Pencipta dan untuk tujuan komersial adalah suatu bentuk pelanggaran Hak Cipta dan dapat dikenakan sanksi pidana paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp4.000.000.000.

(ard)

| Baca Juga :

 Siarkan Liga Inggris, Kafe di Batam Dilaporkan Mola TV ke Kemenkumham

Mola Siarkan Euro 2020

BAGIKAN