Batam (gokepri.com) – Minyak goreng murah masih langka di sejumlah ritel modern dan pasar tradisional di wilayah Batu Aji, Kota Batam. Hal itu membuat para pedagang gorengan kelimpungan lantaran tak kunjung menemukan minyak goreng murah.
Sujono, salah seorang pedagang gorengan di kawasan Fanindo, Batu Aji, mengeluhkan kosongnya minyak goreng murah di pasar tradisional dan ritel modern di tempatnya.
Akibatnya, dia bersama empat rekannya sesama penjual gorengan sudah hampir lima hari tak berjualan.
“Minyak goreng yang murah di pasar enggak ada, di Alfamart Indomaret juga tidak ada. Adanya yang mahal itu harga Rp38 Ribu,” kata Sujono saat di temui di kawasan komplek Fanindo, Kamis 10 Febuari 2022.
ia mengaku sejak pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng jadi langka.
“Sekarang masih menunggu. Tidak mungkinkan pakai minyak bekas buat jualan,” katanya.
Penjual gorengan lainnya di kawasan Nagoya, Lubuk Baja, Masrin, mengaku sampai saat ini masih tetap berjualan karena stok minyak goreng murah di tempatnya masih tersedia. Di lokasi ia berjualan, minyak murah sangat mudah didapat.
“Alfamart ada, kalau sini mah masih aman. Cuma kalau alfamart kita dibatasi belinya,” kata Masrin.
Masrin mengakui, memang sempat mengeluh saat minyak goreng dijual dengan harga tinggi beberapa waktu lalu. Namun, ia bersyukur saat pemerintah menurunkan harga minyal goreng di Batam.
“Bersyukur sekali, kalau tidak bingung juga, Tak mungkin kita naikkan harga gorengan,” katanya.
Sementara itu, saat di konfrimasi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, terkait stok minyak goreng di Batam masih aman.
Terkait langkahnya minyak goreng di sejumlah titik pihak akan melakukan rapat bersama distributor
“Minyak goreng tak ada masalah. Stok di distributor lengkap. Kendala sedikit kemaren pas Imlek, distributor tutup sehingga distribusi agak terhambat. Kita pastikan stok aman, karena kita di Batam ada industri pengemasan juga,” kata Gustian Riau.
Penulis: Engesti









