Merawat Tradisi Karimun Bumi Berazam, Kenduri Kampong Sehidang Talam

Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Ketua DPRD Yusuf Sirat saat acara Kenduri Kampong Sehidang Talam.

Karimun (gokepri.com) – Merawat tradisi Melayu di Karimun Negeri Bumi Berazam jelang Ramadhan.

Ramai betul orang-orang yang datang di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Sabtu, 18 Maret 2023 sedari pagi hingga menjelang siang.

Di rumah besar nan tak berpagar itu, berdiri tenda ukuran raksasa.

Orang-orang lalu lalang, pergi dan datang membawa tilam. Sibuk benar mereka nampaknya.

Di atas talam bulat ukuran sedang itu terdapat beberapa aneka lauk yang menjadi makanan tradisional khas tanah Melayu.

Beberapa orang mulai menyantap hidangan yang tersedia di atas talam itu. Cara makan pun harus sopan, tertib dan beradat.

Bukan orang biasa yang sedang makan. Adalah dato’ dan pemangku adat serta pejabat dan karib kerabat.

Pakaian yang melekat di badan juga bukan sembarangan, melainkan baju kurung bersarung songket. Bertanjak pula di kepala.

Serupa melihat pakaian raja-raja ataupun zuriat kaum hebat dan juga para punggawa.

Ada juga yang serupa kaum terpandang hingga berupa hulubalang.

Rupanya, ada kenduri besar lah konon. Orang-orang menyebutnya, Kenduri Kampong Sehidang Talam.

Bupati Karimun yang bergelar Dato’Setia Amanah menyebut, acara Kenduri Kampong Sehidang Talam dalam rangka mengingat sejarah dan melestarikan adat istiadat budaya Melayu.

“Kegiatan ini juga akan menjadi kegiatan religius dan juga menjadi kegiatan wisata yang akan dikemas dengan baik,” ujarnya.

Untuk merawat tradisi tersebut, Bupati Rafiq akan menjadikan Kenduri Kampong menjadi agenda tahunan yang dianggarkan dalam APBD Karimun. (Advertorial)

Penulis: Ilfitra

Pos terkait