Mengapa Kapal Sering Dianggap Berjiwa Perempuan? Ini Alasan Para Pelaut

mengapa kapal dipanggil she
Kapal Gamsunoro memasuki masa siklus perawatan lima tahun sehingga menjalani docking di Pelabuhan Tuzla, Istanbul, mulai 24 September 2024 dan dijadwalkan tuntas akhir Oktober 2024 untuk kembali berlayar. (ANTARA/Hanni Sofia)

TUZLA, Istanbul (gokepri) – Kapal sering dianggap “berjiwa” perempuan dan dirawat bak sosok istimewa. Tradisi ini bahkan melekat dalam budaya pelaut hingga membuat mereka punya sebutan khusus: kapal yang pernah mereka layari disebut “widow” atau “janda.”

Dalam dunia pelayaran, kapal yang mengarungi lautan luas sering dianggap memiliki “kepribadian” perempuan. Bahkan dalam bahasa Inggris, kapal dirujuk dengan kata ganti “she” atau “her.”

“Misalnya, orang akan berkata, ‘she will depart’ atau ‘her sail,’” ujar Wakil Presiden Technical Fleet Management Pertamina, I Gusti Ngurah Handiyana, saat berkunjung ke Kapal Gamsunoro di Pelabuhan Tuzla, Istanbul, Jumat pekan lalu.

Sebagai ahli di industri perkapalan, Ngurah menjelaskan alasan di balik tradisi ini. “Setiap kali saya mengajar atau memberi presentasi tentang kapal, saya sering memulai dengan kuis: Mengapa kapal dianggap seperti perempuan?” ungkapnya, yang merupakan lulusan Teknik Perkapalan ITS.

Terdapat beberapa alasan menarik di balik anggapan ini. Kapal, seperti halnya perempuan, membutuhkan perawatan dan perhatian agar selalu terlihat “cantik.” Selain itu, kapal memiliki siklus perawatan berkala, seperti docking setiap 2,5 atau lima tahun sekali, yang wajib dipatuhi.

Baca: Dua Kapal Asing Keruk Pasir Laut di Kepri, Negara Rugi Rp223 Miliar

Kru kapal bertugas menjaga kebersihan dan merawat kapal agar selalu tampil bersih dan anggun. Bentuk kapal yang ramping dan berlekuk feminin juga memperkuat asosiasi ini.

Lebih uniknya, awak kapal yang sudah bertugas lama kadang menyebut kapal yang pernah mereka layari sebagai “widow” atau “janda.”

“Contohnya, mereka akan berkata ‘Itu janda Gamsunoro, atau janda Gunung Geulis,’” tambah Ngurah, merujuk pada kedekatan awak kapal dengan kapal yang pernah mereka nahkodai.

Ngurah melakukan kunjungan ke Turki untuk memastikan proses docking Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berjalan lancar. Kapal Gamsunoro merupakan kapal tanker milik Pertamina dengan kapasitas 105.000 DWT, yang melayani rute internasional.

Ads bp batam 2026 baru

Kapal ini, yang pernah berlayar dengan aman melewati Laut Merah, kini menjalani perawatan rutin lima tahunan dan peningkatan teknologi agar lebih ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait