JAKARTA (gokepri) – Medco E&P menargetkan produksi minyak di Natuna, Kepulauan Riau, mencapai 25 ribu barel per hari (bph) pada 2025. Optimisme ini muncul setelah proyek Terubuk WHP-M memulai produksi perdana lebih cepat dari jadwal.
Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menargetkan produksi minyak di Natuna, Kepulauan Riau, mencapai 25 ribu barel per hari (bph) pada 2025. Target ini diharapkan dapat tercapai dalam tahun ini.
“Harapannya di angka 25 ribu bph,” ucap Ronald usai konferensi pers “Produksi Perdana Proyek Terubuk WHP-M” di Jakarta, Selasa, 29 Juli 2025.
Ronald memaparkan, saat awal Medco mengambil alih lapangan tersebut pada 2016, produksinya berada di angka 16.600 bph. Namun, setelah sembilan tahun dikelola oleh Medco, kini angka produksi minyak di Natuna mencapai 23 ribu bph.
Ia menyampaikan, Medco saat ini memiliki empat lapangan minyak, yaitu Belinda, Forel, North Belut, dan Terubuk. Apabila berbagai proyek minyak di kawasan tersebut berjalan lancar, Ronald menyatakan produksi minyak di Natuna ditargetkan dapat mencapai 24–25 ribu bph.
“Biasanya awal-awal produksi itu kan ada fine tune,” tutur Ronald, memastikan keamanan dan produksi maksimum untuk mendukung program pemerintah.
Pernyataan tersebut ia sampaikan setelah secara resmi mengumumkan produksi perdana minyak dan gas bumi (migas) Proyek Terubuk Well Head Platform (WHP) M. Produksi perdana migas dari Proyek Terubuk WHP-M di South Natuna Sea Block B ini dimulai pada 25 Juli 2025, tiga bulan lebih cepat dari target awal.
Proyek ini juga mencatat penyelesaian fabrikasi topside dalam waktu enam bulan, satu bulan lebih cepat dari WHP-L dan jauh di bawah rata-rata proyek lepas pantai yang memakan waktu 10–12 bulan.
Ronald menyampaikan produksi perdana WHP-M merupakan lanjutan dari peresmian produksi minyak dan gas bumi perdana dari dua lapangan proyek bernama Forel dan Terubuk yang berada di perairan Natuna.
Peresmian produksi perdana ini, lanjut dia, merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendorong peningkatan produksi nasional secara berkelanjutan. “Menjadi langkah nyata menuju masa depan yang berkelanjutan,” katanya. ANTARA
Baca Juga: Wellhead Terubuk Berlayar ke Natuna, Medco Bidik Produksi Gas 60 Juta MMSCFD
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








