MAN Insan Cendekia Batam Juara Olimpiade APBN 2023

Olimpiade APBN 2023
Tangkapan virtual Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat memberikan pidato dalam penutupan acara Final Nasional Olimpiade APBN 2023, Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Jakarta (gokepri) – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia atau MAN IC Kota Batam meraih juara pertama dalam Olimpiade APBN 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kemenkeu menggelar Olimpiade APBN 2023 untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi generasi muda dalam pengelolaan keuangan negara. Kompetisi ini diikuti oleh 4.010 tim dengan total 12.030 siswa SMA/MAN dari seluruh Indonesia.

Pada babak final yang digelar secara virtual pada Selasa (31/10), tim MAN IC Batam berhasil mengalahkan 3 tim lainnya, yaitu SMA Negeri 6 Kota Tangerang, Banten; SMA Negeri 1 Tabanan, Bali; dan SMA Negeri 3 Palopo, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: MAN IC Batam Juara Pertama Indonesia Sharia Financial Olympiad 2023

Olimpiade apbn 2023
Foto: MAN IC Batam

Selain itu, para guru SMA turut berpartisipasi dalam perlombaan pembuatan video kreatif untuk menerangkan tentang APBN dengan durasi 7 menit.

Kemenkeu mengapresiasi keberhasilan MAN IC Batam dan 3 tim lainnya yang berhasil meraih juara. Kemenkeu juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti Olimpiade APBN 2023.

“Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder, sekolah-sekolah, para murid, guru, kepala sekolah, mahasiswa yang kemudian melihat kompetisi ini sebagai sebuah kompetisi yang kemudian menarik minat dan bahkan melakukan persiapannya dengan sangat suguh-sungguh,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani mengatakan, Kemenkeu berkomitmen untuk terus meningkatkan sosialisasi APBN kepada masyarakat, termasuk generasi muda. Sosialisasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang APBN dan peran APBN dalam pembangunan nasional.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, generasi muda dapat menjadi agen perubahan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan negara,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyatakan, pihaknya memanfaatkan platform dan teknologi digital untuk mengenalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kepada pelajar di Indonesia.

“Minggu lalu, kami membuat acara final untuk lomba debat mahasiswa tentang APBN, so at higher education ada. Kita juga membuat lomba untuk TikTok dan video YouTube untuk anak-anak SMP dan SMA mengenai APBN. Luar biasa, kita menggunakan platform dan teknologi digital untuk bisa mempenetrasi dan mengenalkan keuangan negara dan APBN kepada anak-anak di Indonesia,” kata Sri Mulyani dalam Final Nasional Olimpiade APBN 2023 secara virtual di Jakarta, Selasa.

Menurut Menkeu, tidak semua negara di dunia transparan mengenai APBN karena anggapan jika semakin sedikit yang mengetahui tentang anggaran negara maka semakin baik.

Artinya, ada potensi penyalahgunaan APBN yang dilakukan oleh para pengelola anggaran demi kepentingan-kepentingan tertentu.

“Makanya tadi disebutkan oleh Maniza (Country Representative United Nations Children’s Fund/Unicef Indonesia Maniza Zaman) mengenai demystifying Kementerian Keuangan, karena banyak negara di dunia yang Kementerian Keuangannya itu biasanya tertutup, eksklusif, tidak transparan,” ungkapnya.

Namun, lanjut Sri Mulyani, Unicef menilai APBN di Indonesia sudah dibeberkan secara transparan. Kemenkeu disebut telah melakukan sosialisasi terkait APBN kepada publik secara luas dengan memanfaatkan website hingga media sosial.

“(Transparansi APBN) Indonesia not even cuma menaruh di website, karena one criteria of transparency adalah you just put it in a website that’s already transparent, as if kalau sudah ditaruh di website kita tahu (tentang APBN), padahal enggak. Kami di Kementerian Keuangan berusaha untuk terus reaching out. Kalau sekarang eranya media sosial, we use media sosial untuk reaching out dan educate, dan menggunakan untuk sarana menyampaikan kepada publik yang sangat luas mengenai APBN,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

BAGIKAN