Kundur Jadi Kawasan Industri Baru di Karimun

Pulau Kundur

Karimun (gokepri.com) – DPRD Kabupaten Karimun mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), Senin (25/1/2021). Perda RTRW ini akan berlaku selama 20 tahun, hingga 2040 mendatang. Dalam perda tersebut antara lain menetapkan Pulau Kundur sebagai kawasan industri baru di Karimun.

Rencananya, pulau ini akan dibangun kawasan briket dan smelter. “Saya mengapresiasi DPRD Karimun yang sudah mengesahkan Perda RTRW tersebut,” kata Rafiq kepada media, Selasa (26/1/2021).

Penetapan ini menjadikan kawasan industri di Karimun tidak hanya di Pulau Karimun Besar, namun juga di Pulau Kundur. Sehingga industri tidak hanya fokus ke Karimun saja, namun bergeser hingga ke pulau-pulau.

“Kundur salah satunya. Status sebagai kawasan agraria tetap, kini ditambah sebagai kawasan industri,” ujar Rafiq.

Menurut Rafiq, rancangan Perda RTRW tersebut sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Hukum dan HAM Kepri. Selain itu juga sudah dibahas bersama tenaga ahli dari Kementerian Dalam Negeri.

Juru Bicara Pansus RTRW DPRD Karimun Raja Rafiza menjelaskan, Perda RTRW berguna untuk pemanfaatan ruang wilayah bagi masyarakat. Pemanfaatan ini demi mendukung pembangunan daerah. Sebelumnya, Kabupaten Karimun sudah memiliki Perda RTRW Nomor 7 Tahun 2012 yang berlaku hingga 2031. Namun ia menilai Perda tersebut tidak cocok lagi dengan aturan baru dari pemerintah pusat.

Baca juga: 6 Kabupaten Selisih Suara Pilkada Tipis, Termasuk Karimun

“Perda RTRW Kabupaten Karimun yang baru sedikitnya memuat tujuh poin penting. Yakni tujuan dan kebijakan tata ruang, strategi, rencana pola ruang, serta penetapan kawasan strategis nasional dan kawasan strategis kabupaten. Kemudian, ketentuan pengendalian tata ruang, hak, kewajiban, peran serta masyarakat dan ketentuan peralihan,” ujarnya. (wan)

BAGIKAN