KPU Dorong Paslon Tingkatkan Kampanye Online

kampanye online di pilkada

Jakarta (gokepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta KPU provinsi dan kabupaten/kota mendorong pasangan calon (paslon) meningkatkan kegiatan kampanye online dan media sosial (medsos). Hal itu ditegaskan KPU RI dalam surat perihal pemanfaatan medsos dan media dalam jaringan (daring) atau online dalam kampanye pemilihan serentak lanjutan 2020 pada 22 Oktober kepada 270 KPU daerah.

“Kami sudah bersurat ke KPU provinsi dan kabupaten/kota yang pilkada,” ujar Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Jumat (23/10/2020).

Surat yang ditandatangani Pelaksana Harian Ketua KPU RI Ilham Saputra itu berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahapan kampanye pada Pilkada. Berdasarkan data rekapitulasi KPU RI, kampanye yang dilakukan oleh paslon atau tim kampanye dalam bentuk medsos aatu media online masih berkisar pada angka 4 persen.

HBRL

Sehubungan dengan itu, KPU provinsi dan kabupaten/kota perlu berkoordinasi dengan paslon atau tim kampanye untuk meningkatkan pemanfaatan media online dalam berkampanye. Jajaran KPU juga harus mendorong paslon atau tim kampanye agar mengubah metode kampanye yang semula tatap muka menjadi kampanye daring atau medsos.

Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) menilai kreativitas paslon dalam kampanye masih rendah. Padahal, menurut peneliti SPD Rizqan Kariema Mustafa, terjadi peningkatan partisipasi pemilih di beberapa negara yang terdapat kampanye kreatif dengan protokol kesehatan ketat. Selain kampanye kreatif yang rendah, Rizqan mengatakan, paslon juga masih minim mengupayakan kampanye online.

Baca juga: Tiga Paslon Pilgub Kepri Sudah 337 Kali Kampanye

Berdasarkan data Bawaslu Kepri, kampanye paslon gubernur dan wakil gubernur Kepri semuanya dilakukan secara terbatas dan tatap muka. Dari 337 kali kampanye, 181 di antaranya dilakukan melalui kampanye terbatas dan 156 kali kampanye tatap muka.

“Jumlah tersebut berdasarkan data yang kami terima sejak 26 September 2020 hingga 15 Oktober 2020,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kepri, Idris di Tanjungpinang, Senin (19/10/2020).

Kampanye terbanyak dilakukan paslon nomor urut 3, Ansar Ahmad-Marlin Agustina (AMAN) dengan 80 kali pertemuan terbatas dan 136 kali tatap muka. Kemudian paslon nomor urut 1, Soerya Respationo-Iman Sutiawan (SINERGI) dengan 60 kali pertemuan terbatas dan 3 kali tatap muka. Terakhir paslon nomor urut 2, Isdianto-Suryani (INSANI) dengan 41 kali kampanye terbatas dan 17 kali tatap muka. (wan)

Pos terkait