Koperasi Merah Putih Pertama di Batam Diluncurkan di Pulau Buluh

Koperasi merah putih batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad meresmikan Koperasi Merah Putih pertama di Pulau Buluh, Rabu (17/9/2025). Koperasi ini menjadi percontohan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas di wilayah kepulauan. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO

BATAM (gokepri) – Koperasi Merah Putih pertama di Kota Batam resmi beroperasi di Pulau Buluh, Rabu (17/9/2025). Koperasi berbasis komunitas ini menjadi tonggak baru penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah kepulauan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan koperasi tidak boleh dipandang sebatas wadah simpan pinjam. Menurut dia, koperasi yang dikelola secara profesional mampu menggerakkan ekonomi rakyat secara nyata.

“Kalau korporasi besar sukses itu biasa. Kalau koperasi bisa berdampak nyata, itu luar biasa,” ujar Amsakar usai peresmian.

Ia menyebut, seluruh kelurahan di Batam telah membentuk koperasi Merah Putih sebelum batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat. Batam menjadi kota kedua setelah Lingga yang menuntaskan program tersebut.

Koperasi merah putih batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad meresmikan Koperasi Merah Putih pertama di Pulau Buluh, Rabu (17/9/2025). Koperasi ini menjadi percontohan penguatan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas di wilayah kepulauan. GOKEPRI/ENGESTI FEDRO

“Peresmian ini menandai dimulainya operasional koperasi dari total 64 yang ditargetkan aktif di seluruh kelurahan,” kata Amsakar.

Amsakar menekankan pentingnya menjaga kepercayaan sebagai fondasi koperasi. Ia meminta pengurus tidak bersaing dengan pedagang lama, melainkan membangun kemitraan agar koperasi dapat diterima masyarakat.

Koperasi Merah Putih Pulau Buluh fokus memenuhi kebutuhan pokok warga, seperti LPG 3 kilogram dan sembako. Pasokan barang diperoleh dari mitra swasta, PT Mitra Candi Abadi dan PT Prada Sukses Bersama. Kedua perusahaan memberi dukungan penuh dengan menyediakan barang tanpa uang muka, sebuah bentuk kepercayaan pada koperasi baru ini.

Deputi Sarana dan Prasarana Kemaritiman Kemenko Marves, Amalios, yang hadir dalam acara peresmian, menyatakan dukungan pemerintah pusat terhadap inisiatif tersebut.

“Pulau Buluh bisa menjadi role model nasional untuk pengembangan koperasi Merah Putih,” ujar Amalios. Ia memastikan pemerintah pusat bersama daerah akan mengawal 64 koperasi di Batam agar aktif sebelum akhir bulan.

Ketua Koperasi Merah Putih Pulau Buluh, Djuni Rudiarto, menyampaikan apresiasi atas dukungan mitra yang mempercayakan modal barang. Ia berjanji menjalankan koperasi secara transparan dan akuntabel.

“Koperasi ini bukan hanya seremoni. Ini ikhtiar nyata membangun ekonomi warga dari bawah,” kata Djuni.

Kepala Dinas Koperasi Kota Batam, Salim, mengingatkan koperasi Merah Putih agar tidak berhenti pada pembentukan struktur. Menurut dia, yang lebih penting adalah operasional berjalan dan memberi manfaat langsung bagi anggota.

Baca Juga: PT Timah Dorong Koperasi Merah Putih di Karimun Lebih Profesional dan Mandiri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait