Keuangan Lingga Makin Subur, Nizar Optimistis PAD 2021 Sentuh Rp60 Miliar

PAD lingga 2021
Plt Bupati Lingga Muhammad Nizar dam Ketua DPRD Ahmad Nasiruddin menggelar rapat dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lingga, Selasa (12/1/2021). (Foto: istimewa)

Lingga (gokepri.com) – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lingga pada 2021 diproyeksi bertambah meski terjadi pandemi. Realisasi dalam lima tahun terakhir juga terus naik drastis.

Pelaksana tugas Bupati Lingga, Muhammad Nizar memaparkan optimisme peningkatan PAD itu bercermin dari realisasi sepanjang 2020 yang melampaui target. PAD Lingga pada 2020 mencapai Rp52 miliar sementara targetnya Rp49 miliar.

“Namun berkat kerjasama semua pihak alhamdulilah dari bulan Januari hingga Desember 2020 PAD Kabupaten Lingga mencapai Rp52 miliar. Oleh sebab itu kami terus optimis tahun 2021 PAD bisa mencapai Rp60 miliar,” terang Muhammad Nizar saat memimpin rapat di kantor Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga, bersama Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nasirudin, Selasa (12/1/2021).

Dalam rapat itu, Nizar menjelaskan kehadirannya di Kantor Bapenda Kabupaten Lingga bukan melakukan inspeksi mendadak (sidak) namun berkordinasi langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga untuk lebih meningkatkan pelayanan dengan program kerja target pencapaian dan hal hal ini sudah di mulai sudah sejak awal Januari 2021.

“hari ini saya dan Ketua DPRD berkantor di Bapenda sebab Bapenda ini adalah dinas yang vital untuk PAD maka hari ini saya mengajak ketua DPRD Lingga turut serta untuk membahas bersama-sama,” imbuh Muhammad Nizar

Menurut Nizar penyumbang PAD terbesar di tahun 2020 yakni pada sektor galian C dan tambang lainnya. Ke depan Nizar berharap target dan pencapaian PAD Lingga terus meningkat, oleh sebab itu dalam upaya meningkatkan serta mengoptimalkan PAD kedepan perlu adanya kerjasama serta koordinasi yang terjalin dengan baik antar OPD terkait.

“Untuk mencapai target-target tersebut tentunya perlu adanya kerjasama serta koordinasi antara OPD teknis dan OPD penghasil, baik itu dari perhubungan dan pariwisata dan sektor sebagainya, ini harus dapat bersama-sama,” terang Nizar.

Pendapatan asli daerah selama kepemimpinan Awe–Nizar terus mengalami kenaikan dari tahun ketahun.

Pada 2016 target PAD Rp22 miliar dan terealisasi sebesar Rp18 miliar lebih atau 82,95 persen per tahun.

Kemudian pada 2019 PAD meningkat 119 persen sebesar Rp37 miliar, dari target Rp31 miliar, di akhir masa jabatannya, APBD Kabupaten Lingga 2020 mencapai Rp1,1 triliun.

Jumlah ini meningkat lebih dari Rp500 miliar dari APBD tahun 2016 hanya Rp618 miliar.

(tam)

|Baca Juga: Plt Bupati Lingga Minta KONI Ikut Cegah Narkoba

BAGIKAN