Kepala Sekolah SMPN 10 Batam Pastikan Tak Ada Klaster Sekolah

Klaster sekolah di Batam
Guru SMPN 10 Batam sedang menyampaikan materi ajar kepada siswanya saat proses Pembelajaran Tatap Muka pada Selasa (28/9) lalu. (Foto: Gokepri/Aat)

Batam (gokepri) – Kepala Sekolah SMPN 10 Batam, Afridal SPd, MM, memastikan selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung tidak akan terjadi klaster baru Covid-19 di lingkungan sekolahnya. Sekolahnya telah menerapkan protokol kesehatan dan anak didik diawasi terus.

Di samping itu juga, adanya surat pernyataan orang tua siap mengawasi anaknya ketika berada di luar lingkungan sekolah. Begitu pula anak didik cukup disiplin dalam menjalankan prokes saat mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas.

“Kalau dibilang khawatir terjadi klaster baru di sekolah terus terang kami sangat khawatir. Namun kami berusaha semaksimal mungkin mengawal anak PTM dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat,” ujar Afridal di sela-sela mengawasi berlangsungnya PTm di sekolahnya, kemarin.

Pelajar SMPN 10 Batam, Uswatul Hasanah Dwidiza kelas 9 saat diwawancari terkait PTM, mengaku senang ikut PTM malah belajar makin bersemangat. Meski demikian dirinya tetap patuh tergadap protokol kesehatan di terapkan sekolah.

Sama halnya dengan Raihan Alfredo masih siswa kelas 9 SMPN 10 Batam, senang dengan tatap muka bisa bertemu dengan kawan dan belajar juga lebih maksimal. Berbeda dengan daring, selain sinyal lelet juga banyak tugas yang jarang dikerjakan.

“Orang tua aku selalu berpesan setiap berangkat sekolah katanya jaga jarak meski dengan teman sendiri. Dan enggak boleh makan makanan orang lain, takut ada virusnya,” kata Raihan dengan wajah polos. (aat)

|Baca Juga: Belajar Tatap Muka di Batam, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Sekolah

 

Pos terkait