Kepala BI Kepri: Sinergi dan Inovasi Kunci Menjaga Ketahanan Pangan Daerah

Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Suryono, di Lingga. Foto: Dok. Bank Indonesia Kepri

LINGGA (gokepri) – Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) menjadi komitmen bersama Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Provinsi Kepulauan Riau.

GNPIP berupaya mengendalikan stabilitasi pangan daerah melalui tujuh upaya sinergi, seperti optimalisasi pasar murah, pemberian sarana dan prasarana pertanian, penguatan ketersediaan bahan pangan, pemberian bibit cabai, penguatan infrastruktur TIK melalui aplikasi pendukung pengendalian inflasi pangan, penguatan koordinasi dan komunikasi, serta fasilitasi distribusi pangan melalui subsidi ongkos angkut.

“Sinergi dan inovasi bersama antaranggota TPID menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah, menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Suryono.

HBRL

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, turut menyatakan komitmen pemerintah daerah melalui pencanangan Program KEPRI BERSAHABAT sebagai tema utama Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Provinsi Kepulauan Riau. Program tersebut merupakan komitmen sinergi pemerintah daerah dan stakeholder dalam berkolaborasi mengendalikan inflasi di daerah.

“Dalam waktu dekat, sejumlah langkah nyata akan dilakukan termasuk melaksanakan kegiatan operasi pasar murah, subsidi ongkos angkut komoditas pangan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk menjaga daya beli masyarakat,” papar Gubernur.

Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kepulauan Riau juga menunjukkan komitmen dalam pengendalian inflasi. Komitmen Kabupaten Lingga dalam mengendalikan inflasi tercermin dari partisipasinya pada program “Panen Nusantara”. Melalui GNPIP yang berkelanjutan, Bupati Lingga, M. Nizar, berharap kesejahteraan masyarakat dapat terjaga seiring dengan dampak inflasi yang termitigasi. Sementara itu, Walikota Tanjungpinang juga menyampaikan dukungan penuh dalam mengendalikan inflasi melalui peningkatan produktivitas pertanian, optimalisasi operasi pasar murah, akselerasi Kerja Sama Antar Daerah, dan peningkatan koordinasi dan kapabilitas TPID.

Sinergi dan inovasi menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan daerah, yang dapat diwujudkan melalui semangat kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan demi ketahanan pangan daerah, menjaga daya beli serta memperkuat pemulihan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Kepulauan Riau juga menjadi penutup Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 Kepulauan Riau yang ditandai dengan diresmikannya Singkep, Kabupaten Lingga sebagai Kampung Cinta Bangga Paham Rupiah. Hal ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia dan pemerintah daerah untuk meningkat literasi masyarakat dalam mengenal Rupiah, tidak hanya terbatas di kota besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: Mengendalikan Inflasi dengan Ekspedisi Rupiah Berdaulat

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait