Batam (gokepri.com) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen untuk terus mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Tahap awal menuju WBK, Tim Penilai dari pusat telah melakukan pengujian di Kanwil (Kemenkumham) Kepri terkait layak atau tidaknya untuk mengikuti tapahan selanjutnya mendapatkan predikat WBK.
“Ya, kemarin Tim 2 dari pusat yang dipimpin Pak Andry responnya cukup baik melakukan pengujian di Kantor Imigarsi Tanjungpinang kepada pihak kami. Dan kami telah memaparkan perubahan-perubahan terkait menuju WBK ini,” ujar Kabdiklat Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri, Rinto Gunawan dalam siaran persnya, Jumat (28/5/2021).
Rinto berharap dengan adanya pengujian/penilai pada tahap awal ini, pihaknya bisa lolos dan mengikuti tahapan selanjutnya. “Dengan tapan ini bukan berarti kami pasti lolos, tapi kami harus terus berjuang mengikuti tahapan berikutnya. Intinya kami harus terus melakukan perubahan-perubahan,” katanya.
Rinto menargetkan Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri pada tahun 2021 ini bisa meraih predikat WBK. Karena masih ada perjuangan lagi untuk mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun berikutnya.
“Jadi predikat ini diraih harus satu-satu, tak bisa dua-duanya. Beda dengan Kantor Imigrasi, sebelumnya mereka telah meraih predikat WBK, baru sekarang ini mengejar predikat WBBM,” jelasnya.
Meski dinilainya predikat WBK itu hanya sebuah simbol, namun pihaknya ingin menunjukan perubahan-perubahan birokrasi ke arah lebih baik lagi. Sehingga di birokrasi Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, terkhusus kepada peserta diklat.
Terkait kegiatan Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) di lingkungan Kemenkumham Provinsi Kepri, dijelskan Rinto, saat ini telah berjalan pada gelombang ke-2 dari 5 gelombang di Kepri.
“Latsar ini harus selesai pada tahun 2021 ini, dan dalam kegiatan latsar ini telah bekerjasama dengan pihak Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kota Batam,” ucapnya lagi. (eri)








