KEK Kesehatan: Misi Mengurangi Pasien Berobat Keluar Negeri

KEK Kesehatan
Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Marketing Centre BP Batam pada Senin (17/4/2023). Foto: Dok. BP Batam

BATAM (gokepri) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, Kota Batam, punya misi mengurangi jumlah pasien berobat keluar negeri. Akan menyediakan dokter setara pengobatan di negara maju sekaligus menambah daya tarik Kota Batam.

Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Marketing Centre BP Batam pada Senin (17/4/2023) untuk membahas pengembangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Batam.

FGD ini dihadiri oleh Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kepri, Sahat H Siahaan, Kasubag Perencanaan Program Dinas Kesehatan Batam, Bahizir Oseven, dan dr Venny Widya Sari dari BPJS Kesehatan Cabang Batam.

HBRL

Baca Juga: Investor Asal Malaysia Berminat Investasi di KEK Kesehatan

Menurut Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, kegiatan ini diadakan dalam rangka mendukung terbentuknya KEK Kesehatan Internasional Batam yang diharapkan menjadi salah satu daya tarik Kota Batam.

Dalam FGD ini, ketiga narasumber memberikan masukan untuk pengembangan RSBP Batam dan KEK Kesehatan Internasional Batam. Salah satu tujuan utama KEK tersebut adalah untuk menekan jumlah masyarakat Indonesia yang berobat keluar negeri ke Malaysia atau Singapura. Oleh karena itu, kualitas dokter di KEK harus setara dengan pengobatan di luar negeri.

“Jadi memang apabila statusnya KEK, ini akan memungkinkan untuk didatangkan dokter-dokter yang setara dengan pengobatan di luar negeri,” ujarnya usai FGD.

Tujuan utama dari dibentuknya KEK Kesehatan Internasional Batam tersebut diharapkan bisa jadi pilihan bagi masyarakat Indonesia. Sehingga dapat menekan jumlah masyarakat Indonesia yang berobat keluar negeri, seperti ke Malaysia maupun Singapura.

“Jadi memang tujuan KEK salah satunya itu untuk menahan pasien tidak berobat keluar. Oleh karena itu, tentu kualitas dokternya harus setara. Untuk bisa setara, salah satunya hanya ada di KEK,” tuturnya.

Masukan dari para narasumber juga digunakan sebagai penyempurnaan untuk pengembangan RSBP Batam. Khususnya untuk melengkapi data pasien yang potensial bagi RSBP Batam.

Selain itu juga, untuk mengetahui layanan unggulan dari rumah sakit, SDM yang tersedia hingga dukungan dari jaminan kesehatan masyarakat. “Dari narasumber ini kita bisa mendapatkan gambaran. Kira-kira untuk pengembangan RSBP kedepan bagaimana, layanan unggulannya seperti apa, pembangunan SDM dan fasilitas yang dikembangkan seperti apa,” tuturnya,

Sehingga, dengan masukan-masukan dari narasumber tersebut bisa melengkapi data-data yang sudah dikumpulkan secara internal. “Jadi pengembangannya nanti tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Otomatis nanti pengembangannya akan semakin meningkat lagi,” imbuh Irfan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait