Kawasan Lain di Kepri akan Nikmati Spill-Over Effect Pengembangan Rempang

Rempang Kepri
Rapat Terbatas Pembahasan Pengembangan Pulau Rempang, di Ruang Rapat Oka Kretagama, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/8/2023). Foto: Dok. BP Batam

Batam (gokepri) – Seiring pengembangan Rempang Eco-City yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tahun 2023, rencana ini bakal memberikan spill-over effect kepada kawasan-kawasan lain di Kepri. Jika pertumbuhan Rempang dan Batam meningkat, kabupaten/kota lain akan ikut tumbuh perekonomiannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan rencana Pengembangan Kawasan Pulau Rempang ini diharapkan dapat berjalan sesuai target. Selain akan memberikan spill-over effect kepada kawasan-kawasan lain di sekitarnya, letak Pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

“Hal ini didukung juga dengan pelaksanaan kerja sama ekonomi Sub regional IMT-GT untuk mendukung pengembangan Batam sebagai Green City,” kata Airlangga.

Baca Juga: Pengamat: Pengembangan Rempang Sangat Strategis bagi Perekonomian Indonesia

Pembangunan kawasan ini diharapkan dapat menunjukkan daya saing Kawasan Strategis Ekonomi Indonesia yang semakin menguat dan mendukung produktivitas ekonomi di negara ASEAN lainnya.

Airlangga menambahkan rencana investasi tersebut diharapkan dapat menjadi katalis dalam upaya percepatan implementasi investasi di KPBPB Batam, Bintan, dan Karimun.

“Selain itu, investasi ini diharapkan dapat memicu kembali semangat pertumbuhan ekonomi dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antar lembaga terkait,” ujarnya.

Baca Juga: INFOGRAFIS: Rencana Relokasi Penduduk di Rempang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News