Kasus Pencabulan di Batam Meningkat, Pers Diminta Bijak dalam Pemberitaan

Ketua KPPAD Batam Abdillah. Foto: Gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) –  Berdasarkan catatan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Batam, kasus pencabulan di Batam meningkat. Sepanjang Januari hingga Juni 2023 jumlahnya lebih banyak dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Ketua KPPAD Batam Abdillah meminta semua pihak ikut ambil bagian dalam mengatasi kasus pencabulan ini.  “Dari tahun ke tahun selalu meningkat jadi kami mengimbau karena yang bertanggung jawab bukan KPPAD saja tapi tanggungjawab semua pihak,” kata dia Senin 6 Juni 2023.

Baca Juga: Guru di Batam Cabuli Muridnya, Mengaku Pernah Alami Hal Serupa

HBRL

Peningkatan kasus ini kata Abdillah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak tahun 2022 lalu. Kasus pencabulan anak di bawah umur ini, kata dia, perlu perhatian khusus. Tak hanya KPPAD sebagai pengawasan namun perlu adanya keterlibatan semua pihak.

Ia juga menekankan kepada seluruh insan pers agar pemberitaan soal kasus pencabulan menaati kode etik yang telah ditetapkan dewan pers. Seperti tidak mempublikasikan identitas seperti nama, ciri-ciri, alamat dan hal-hal yang berhubungan dengan korban sehinga ia dikenali orang lain. Sebab, hal itu dapat menghambat penyembuhan korban dari sisi psikologis.

“Jadi kami mohon pemberitaan soal kasus pencabulan ini jangan dimasukkan semua identitas korban. Karena ini membuat korban lambat sembuh,” kata dia. KPPAD terus melakukan koordinasi dan melakukan pengawasan dengan semua pihak agar kasus pencabulan tak marak. Termasuk sosialisasi tentang undang-undang perlindungan anak.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono mengatakan, sepanjang 2023 jajaran kepolisian Polresta Barelang menerima 41 laporan kasus pencabulan di kota Batam. Kasus pencabulan yang terima itu telah terjadi di 12 kecamatan di Batam. Sebagian laporan itu saat ini telah dalam proses penyelidikan.

“Ada 41 LP selama 2023 ini. Mulai dari Januari hingga Juni,” kata dia Senin 6 Juni 2023. Budi mengatakan laporan kasus pencabulan pada tahun 2023 cukup banyak. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan orang tua agar lebih intens mengawasi anak-anaknya. “Sebagian masih dalam penyelidikan, masih dalam proses,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait