Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Bintan Meningkat

kekerasan anak di bintan
Ketua TP-PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi kekerasan terhadap anak, Selasa (11/6/2024). Foto: Diskominfo Bintan

Bintan (gokepri.com) – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bintan berupaya menekan angka kekerasan terhadap anak di Bintan.

Ketua TP-PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani mengatakan berdasarkan data yang ada kasus kekerasan terhadap anak di Bintan pada tahun 2023 sebesar 39 persen.

“Pada tahun 2024 meningkat menjadi 50 persen, dengan pelaku didominasi oleh anak di bawah umur,” ujarnya, Selasa 11 Juni 2024, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bintan.

Baca Juga: Menteri PPPA Serukan Perempuan Berani Bersuara Lawan KDRT

Hafiza mengatakan berbicara tentang perempuan dan anak pasti tidak luput dari kekerasan dari berbagai bentuk fisik maupun non fisik.

“Tanggung jawab dan peran kita semua yang harus sama-sama kita tingkatkan. Kita lawan, kita sepakat bahwa tidak ada tempat dan ruang sedikit pun untuk kekerasan baik terhadap perempuan maupun anak,” ungkap Hafizha.

Ia berpesan agar seluruh lapisan masyarakat baik orang tua maupun guru harus mengemban tugas untuk menciptakan lingkungan yang baik dalam tumbuh kembang anak dan menerapkan pendidikan agama sehingga anak tersebut bisa terhindar dari kasus kekerasan seperti bullying yang dapat menimbulkan korban.

Kepala DP3AP2KB Bintan, Aryati mengatakan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Bintan beberapa waktu belakangan ini semakin meningkat.

“Berdasarkan data Simponi dari Kementerian PPA pada tahun 2024 tercatat sudah terjadi 31 kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi dengan korban sebanyak 36 jiwa,” ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya berupaya membangun kepedulian dan komitmen semua pihak dalam penanganan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta membangun kolaborasi yang kuat dengan masyarakat guna mengupayakan penurunan angka kekerasan yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN