KARIMUN (gokepri.com) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatra ternyata juga berdampak terhadap Karimun. Sudah beberapa hari ini Karimun diselimuti kabut asap.
Untuk menghindari dampak buruk dari kabut asap tersebut, Bupati Karimun Iskandarsyah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah sampai kondisi kabut teratasi.
“Kami senantiasa mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengurangi kegiatan di luar rumah,” kata Bupati Iskandarsyah, Senin 14 September 2026.
Dia juga mengingatkan agar senantiasa sahakan selalu menggunakan masker apabila ke luar rumah, terutama bagi yang memiliki asma dan gangguan pernafasan lainnya.
Bupati juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait khususnya instruksi dari pemerintah pusat terkait tindakan mengantispasi penyebaran asap. Terutama menyangkut kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Terkait kegiatan belajar mengajar, kami menunggu arahan dari pusat dan Badan Penanggulangan Bencana maupun BMKG, bagimana tindakan yang harus dilakukan daerah,” ungkapnya.
“Kalau memang harus belajar daring atau diliburkan sementara, akan kami ikuti,” sambungnya.
Untuk tindakan upaya mengurangi risiko dan dampak buruk dari penyebaran asap akibat kebakaran hutan ini, Pemkab Karimun tetap intens menjaga agar tidak terjadi kebakaran dengan senantiasa menyiagakan armada pemadam kebakaran.
“Kadang susah juga untuk menghadapi masuknya asap kiriman ini, yang jelas kita tetap intens menjaga agar kecelakaan kebakaran di Karimun dapat segera teratasi dengan menyiagakan armada pemadam kebakaran setiap saat,” pungkasnya. (*)









