Amsakar: Batam Tak Butuh Narasi Melemahkan, Kita Wajib Bersatu

Wali Kota Batam Amsakar Achmad berbaur bersama perangkat RT, RW, dan LPM Kecamatan Sekupang demi memperkuat kolaborasi pembangunan daerah, Minggu (4/10/2026).
Wali Kota Batam Amsakar Achmad berbaur bersama perangkat RT, RW, dan LPM Kecamatan Sekupang demi memperkuat kolaborasi pembangunan daerah, Minggu (4/10/2026). Foto: Diskominfo Batam

BATAM (gokepri) – Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama di balik pesatnya pembangunan Kota Batam. Sinergi ini dinilai mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga menyentuh angka 7,28 persen sekaligus memangkas drastis angka kemiskinan.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra memaparkan capaian tersebut saat bersilaturahmi dengan ratusan perangkat lingkungan se-Kecamatan Sekupang pada Minggu (4/10/2026) malam. Pertemuan di Aula SMP Kartini Sei Harapan ini bertujuan menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah.

Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan aktif pengurus RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai ujung tombak pelayanan. Perangkat lingkungan ini memegang peran penting karena bersentuhan langsung dengan denyut kehidupan warga sehari-hari.

Baca Juga: Amsakar Achmad: Batam Kini Jadi Perhatian Dunia

“Batam tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan karena kita membutuhkan ikhtiar bersama,” ujar Amsakar. Ia meminta seluruh tokoh masyarakat menyokong penuh arah kebijakan para lurah dan camat agar sejalan dengan visi pemerintah kota.

Pemerintah daerah terus membangun komunikasi langsung guna memastikan setiap program berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Forum pertemuan warga seperti ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi serta meluruskan informasi yang kurang tepat.

Sektor ekonomi menorehkan prestasi membanggakan lewat nilai investasi yang menembus Rp39,89 triliun pada semester pertama. Pencapaian ini mengukuhkan posisi Batam sebagai magnet investasi global berkat masuknya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan.

Pemerintah kota juga menjamin akses pendidikan lewat pembagian 105.670 set seragam sekolah gratis dan beasiswa bagi pelajar. Cakupan layanan kesehatan gratis berbasis KTP sukses menjangkau 98 persen penduduk bersamaan dengan kenaikan insentif 4.000 lansia menjadi Rp300 ribu.

Para pelaku usaha kecil kini menikmati program pinjaman modal tanpa bunga yang menyentuh 1.500 pemohon bernilai Rp1,3 miliar. Sektor ketenagakerjaan juga mencetak prestasi lewat penyelenggaraan 108 jenis pelatihan kerja bagi 4.433 peserta serta jaminan kuota 20 persen pekerja lokal hasil kesepakatan bersama 30 perusahaan anggota Apindo.

Kolaborasi multisektor ini berhasil menekan angka kemiskinan penduduk dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga meroket hingga menyentuh angka 83,8 berkat kerja keras kolektif seluruh perangkat daerah.

Ads bp batam 2026 baru

“Mari kita hentikan ego sektoral dan terus berorkestrasi membangun Batam secara bersama-sama,” tutur Amsakar. Ia menegaskan keberhasilan ini hasil kontribusi semua pihak mulai dari kader Posyandu hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Kinerja pemerintah daerah ternyata menuai respons positif dari warga yang langsung merasakan manfaat pembangunan infrastruktur. Tokoh Masyarakat Kecamatan Sekupang Fajar Fajri Pembudi mencontohkan perbaikan drainase dan jalan yang kini berfungsi optimal.

“Pengangkutan sampah di lingkungan perumahan warga kini sudah berjalan tertib sesuai aturan,” ungkap Fajar. Para pengurus lingkungan menegaskan kesiapan mereka mengawal keberlanjutan program prioritas demi kesejahteraan seluruh warga Kecamatan Sekupang. INFO

Baca Juga: Sore Ini, Amsakar Ajak Warga Batam Nobar Timnas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait