Sore Ini, Amsakar Ajak Warga Batam Nobar Timnas

Wali Kota Batam Amsakar Achmad berdialog bersama warga.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan komitmen kolaborasi pemerintah dan warga demi kelancaran pembangunan infrastruktur serta pengelolaan sampah pada pertemuan di Aula Universitas Riau Kepulauan, Jumat (2/10). Foto: Diskominfo Batam

Pemko Batam menggelar nobar final Timnas Indonesia melawan Thailand. Acara berlangsung di Dataran Engku Putri.

BATAM (gokepri) – Atmosfer final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia melawan Thailand siap menggema di Kota Batam. Wali Kota Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mengundang seluruh warga untuk nonton bareng pertandingan puncak tersebut sore ini, Senin (5/10).

Kemeriahan acara dukungan bagi skuad Garuda ini akan berpusat di Dataran Engku Putri. Panitia memusatkan lokasi layar tontonan tepat di depan bangunan bersejarah Museum Raja Ali Haji mulai pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Mitchell Baker Masuk Buku Rekor Timnas Indonesia Usai Cetak 5 Gol

Amsakar melihat momentum olahraga tersebut sebagai wadah merajut kekompakan seluruh lapisan masyarakat. “Mari kita tunjukkan semangat dan kebanggaan sebagai warga Indonesia melalui dukungan yang positif,” ujar Amsakar.

Pemerintah kota menilai keriuhan sorak sorai penonton mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga Batam dari berbagai latar belakang. Panitia penyelenggara terus mengingatkan setiap pengunjung agar senantiasa menjaga ketertiban serta keamanan selama acara berlangsung. Imbauan ini bertujuan memastikan suasana nobar tetap nyaman tanpa menodai semangat kebersamaan para pendukung tim nasional.

Acara nonton bersama laga penentu ini terbuka lebar bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa pungutan biaya apa pun. Warga Batam bebas mengajak anggota keluarga maupun komunitas masing-masing untuk merayakan euforia perjuangan armada merah putih.

Ribuan pasang mata warga dipastikan siap memadati area terbuka tersebut sejak sore hingga malam nanti. “Mari kita doakan dan dukung bersama agar Indonesia menjadi juara,” kata Amsakar menutup pesannya kepada masyarakat.

Putus Rekor Buruk

Ads bp batam 2026 baru

Di tempat terpisah, Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman termotivasi untuk memutus rekor buruk timnya melawan Thailand saat kedua tim bertemu pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Herdman mengakui Thailand memiliki catatan lebih baik dari Indonesia dalam sejarah pertemuan mereka. Oleh karena itu, pelatih asal Inggris tersebut ingin menjadikan laga final nanti sebagai kesempatan untuk memutus rekor buruk melawan Thailand sekaligus memenangkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

“Ya, saya melihat sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia,” kata Herdman pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu 4 Oktober 2026.

“Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah kemenangan atas Indonesia. Bagi kami, itu merupakan langkah penting yang harus diambil para pemain ini untuk membalikkan tren tersebut,” tambah dia,

Kedua tim sudah bertemu sebanyak 78 kali sejak 1957, dengan Thailand mendominasinya karena memiliki 37 kemenangan. Indonesia meraih 25 kemenangan, sementara sisanya berakhir seri.

Pada 10 pertemuan terakhir, Indonesia juga cuma menang dua kali, sementara Thailand meraih lima kemenangan. Adapun, kemenangan terakhir Indonesia atas Thailand terjadi 10 tahun lalu, tepatnya pada leg pertama final Piala AFF 2016.

Ketika itu, Indonesia menang dengan skor 2-1. Gol Hansamu Yama dan Rizky Pora kala itu membalikkan keadaan setelah tim Garuda kebobolan lewat gol Teerasil Dangda.

Mengenai permainan Thailand, Herdman mengaku telah mempelajari gaya permainan tim asuhan Anthony Hudson itu yang terkenal adaptif ketika bermain.

Adapun, Herdman juga mengaku telah mengenal Hudson setelah kedua pria asal Inggris ini sebelumnya bersaing di sepak bola Amerika Utara, ketika Hudson menjadi asisten pelatih Amerika Serikat, sementara Herdman menjadi pelatih kepala Kanada.

“Jadi, sebanyak apa pun yang saya ketahui tentang Thailand, termasuk apakah mereka bermain dengan formasi diamond dan mengubahnya menjadi lima bek, atau berpindah dari lima bek ke formasi 4-2-1-3 atau 4-3-3, yang pernah kami lihat dilakukan Anthony Hudson, dia sangat fleksibel dan adaptif. Dia pelatih top. Saya mengenalnya dari Amerika Utara. Dia sangat bagus dalam pekerjaannya,” ucap Herdman.

“Pada akhirnya, yang terpenting adalah semangat yang kami tunjukkan ketika memasuki pertandingan dan mentalitas kami, seperti yang Kevin sampaikan. Jika kami membawa mentalitas yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan mampu memanfaatkan momen-momen yang kami dapatkan, kami akan memiliki peluang yang bagus,” tutup dia.

Baca Juga: Ultras Garuda Batam Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait