Batam (gokepri.com) – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman didampingi Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolresta Barelang, Dandim 0316, dan Wakil Wali Kota Batam meninjau langsung Posko PPKM dan wilayah Zona Merah di Batam, Rabu (26/5/2021) Peninjauan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan memantau langsung sasaran 3T, yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan) dari tim medis Satgas Covid-19.
“Wilayah yang dikunjungi Kapolda adalah Posko PPKM Perumahan Puri Selebriti, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa. Kemudian Posko PPKM yang berada di wilayah Permata Baloi dan Baloi Mas Indah, Lubuk Baja,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.
Berdasarkan data pemerintah daerah, secara keseluruhan wilayah Kota Batam saat ini berada pada status zona merah, kecuali Kecamatan Bulang yang saat ini zona kuning.
“Untuk itu perlu kembali kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan langkah 5M. Tim Satgas juga akan melaksanakan pemantauan dengan 3T dan Polda Kepri serta Polres Jajaran juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala,” jelasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kepri juga berkesempatan memantau kegiatan vaksinasi di Polresta Barelang. Sebanyak 530 vaksin disiapkan dengan target 500 orang dan sudah terlaksana 300 orang.
“Kegiatan masih terus berlangsung hingga jam 17.00 WIB. Untuk prioritas vaksinasi akan diberikan kepada purnawirawan dan lansia. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Polresta Barelang, bagi yang akan melaksanakan Vaksinasi cukup dengan membawa KTP dan fotokopi,” tutur Harry.
Baca juga: 290 Posko PPKM Nongsa Terbentuk
Kapolda Aris menyarankan kepada setiap Kepala Posko PPKM, jika ada masyarakat yang terpapar Covid-19 agar segera dilakukan tindakan cepat dengan membawa ke Asrama Haji Batam Center. “Karena disana Tim Satgas telah menyiapkan fasilitas, dokter, dan berbagai macam peralatan medis untuk penanganannya. Dengan tindakan cepat tersebut tentunya akan lebih mudah mendeteksi dan memantau masyarakat yang terpapar Covid-19,” tuturnya. (eri)








