Apple membawa iOS ke format layar lipat. Harganya menembus US$1.999 atau sekitar Rp32 juta hingga Rp35 juta.
BATAM (gokepri) – Setelah bertahun-tahun berada di luar persaingan ponsel lipat, Apple akhirnya masuk dengan iPhone Duo. Perangkat lipat bergaya buku yang dibanderol mulai US$1.999.
Harga tersebut menempatkan iPhone Duo langsung di segmen premium, dengan Apple mengandalkan kualitas perangkat keras dan pengalaman iOS untuk menghadapi pasar yang lebih dulu digarap Samsung dan Google.
Baca Juga: iPhone Lipat Pertama Apple Diperkirakan Meluncur September
iPhone Duo menggunakan dua layar yang dirancang untuk bekerja sebagai satu pengalaman, bukan sekadar layar kecil dan besar yang terpisah. Layar luar berukuran 5,4 inci, sementara layar utama berukuran 7,6 inci ketika perangkat dibuka.
Keduanya memakai panel Super Retina XDR dengan refresh rate 120Hz melalui ProMotion, dukungan always-on display, serta tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nit. Rasio kedua layar dibuat sama sehingga aplikasi dapat menyesuaikan tampilan secara lebih konsisten ketika pengguna berpindah dari layar luar ke layar utama.
Layar bagian dalam mendapat lapisan nano-texture yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sekaligus menyamarkan tampilan lipatan di bagian tengah. Kamera FaceTime juga ditempatkan di bawah layar sehingga panel 7,6 inci tidak membutuhkan notch atau lubang kamera.

Masalah terbesar ponsel lipat selama ini bukan hanya ukuran layar, tetapi juga ketahanan perangkat yang harus terus dibuka dan ditutup. Apple merespons persoalan tersebut dengan rangka berbahan titanium grade 5 dan penutup engsel yang dibuat menggunakan teknologi cetak 3D.
Duo memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Apple menyebut engselnya terdiri atas lebih dari 100 komponen untuk membantu menjaga layar tetap rata ketika perangkat terbuka.
Layar bagian dalam juga mendapat penguatan berupa lapisan polimer khusus dan pelat dasar titanium. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberi perlindungan tambahan terhadap penggunaan sehari-hari, terutama pada bagian layar yang menjadi titik paling rentan pada perangkat lipat.

Di balik bodinya, iPhone Duo menggunakan chip A20 Pro yang juga menjadi mesin iPhone 18 Pro. Tantangan lain muncul dari panas yang lebih sulit dikelola dalam bodi ponsel lipat, sehingga Apple menambahkan vapor chamber khusus untuk membantu pelepasan panas.
Sistem dayanya memakai dua baterai yang ditempatkan pada masing-masing sisi perangkat. Apple mengklaim konfigurasi tersebut mampu menyediakan pemutaran video hingga 31 jam melalui layar dalam dan 44 jam melalui layar luar.
Kamera belakangnya terdiri atas sensor utama 48 megapiksel dan kamera ultrawide 48 megapiksel. Format lipat kemudian dimanfaatkan Apple untuk menghadirkan sejumlah fitur yang sebelumnya sudah dikenal pengguna ponsel Android lipat.

Salah satunya Duo Preview, yang memanfaatkan layar luar sebagai viewfinder ketika pengguna mengambil swafoto dengan kamera utama beresolusi tinggi. Ada pula Kid Cue, fitur yang menampilkan animasi pada layar luar untuk membantu menarik perhatian anak ketika kamera mengambil gambar.
Perubahan terbesar justru muncul pada perangkat lunaknya karena bentuk fisik baru membutuhkan cara baru untuk memanfaatkan ruang layar. iPhone Duo hadir dengan iOS 27 yang untuk pertama kalinya membawa fitur multitasking Split View secara native ke iPhone.
Split View memungkinkan dua aplikasi tampil berdampingan pada layar utama. Apple juga mengubah tata letak antarmuka dengan memindahkan elemen seperti Dynamic Island dan dock aplikasi ke sisi layar agar ruang vertikal pada panel 7,6 inci dapat dimanfaatkan lebih optimal.

Dengan pendekatan itu, layar besar tidak berhenti sebagai ruang untuk menampilkan konten yang lebih luas. Apple mencoba menjadikan ukuran tersebut sebagai alasan bagi pengguna untuk membuka perangkat dan menggunakan dua aplikasi secara bersamaan.
Di sisi konektivitas, iPhone Duo hanya menggunakan eSIM secara global dan mendukung Wi-Fi 7. Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan warna, Star White dan Night Sky.
Model dasar dengan penyimpanan 256GB dibanderol US$1.999. Pilihan 512GB dihargai US$2.199, sedangkan kapasitas 1TB mencapai US$2.399.

Pemesanan awal dibuka pada 16 Oktober dan penjualan umum dimulai 23 Oktober. Apple juga menyatakan dukungan terhadap USB-C Apple Pencil akan hadir melalui pembaruan perangkat lunak pada akhir tahun.
Masuknya Apple ke pasar ini akhirnya membawa persaingan ponsel lipat ke wilayah yang berbeda. Setelah bertahun-tahun menyaksikan Samsung dan Google bereksperimen dengan layar fleksibel, Apple kini harus membuktikan bahwa harga premium iPhone Duo sepadan dengan cara baru menggunakan iPhone. GIZMOCHINA
Baca Juga: iPhone 17 Masuk Indonesia, Pemesanan Tembus Belasan Ribu Unit Dalam Sepekan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







