Incar Penumpang ke Jabar, Bandara Kertajati Diperkenalkan di Batam

Bandara Kertajati
Setditjen Perhubungan Udara, Cecep Kurniawan dan Dirut BIJB Kertajati, Muhammad Singgih. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Batam (gokepri) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mempromosikan Bandara Kertajati di Batam, pada Rabu 29 November 2023.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI). Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Cecep Kurniawan mengatakan langkah ini untuk meningkatkan pelayanan penerbangan melalui Bandara Kertajati terhadap para pengguna jasa dan stakeholders atau pemangku kepentingan setelah pemindahan operasional dari Bandara Husein Sastranegara.

“Untuk transisi memang tidak ada yang mudah tapi pemerintah sudah menyiapkan baik kantor pusat maupun pemerintah daerah untuk aksesibilitas untuk angkutan sudah diatur oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Cecep, Rabu, 29 November 2023.

Baca Juga: 

Bandara Kertajati
Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Pemerintah telah menyiapkan berbagai akses ke Bandara Kertajati untuk memudahkan penumpang. Mulai dari Damri, agen travel, bahkan prasarana jalan seperti Tol Cisumdawu telah selesai dikerjakan untuk mengakses Bandara Kertajati. “Ke Kertajati kurang lebih sekitar 1 jam setengah tapi dengan Cisumdawu 40 menit,” kata Cecep.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) (Perseroda) Kertajati, Muhammad Singgih mengatakan, pihaknya datang selain untuk mempromosikan potensi ekonomi di sekitar Bandara Kertajati, juga ingin melihat sudut pandang para pengguna jasa penerbangan atau penumpang, travel agent, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri), dan asosiasi lainnya.

“Harapan kami masyarakat Sunda Jawa di Batam dan masyarakat lain terinformasikan bahwa Kertajati lebih murah dan mudah dijangkau,” kata Singgih.

Bandara Kertajati yang baru saja sebulan beroperasi itu, mengakomodir penumpang pesawat yang hendak berkunjung ke sejumlah wilayah di Jawa Barat serta Jawa Tengah bagian barat.

Di Batam sendiri, kata Singgih, potensi penumpang menuju Bandara Kertajati cukup besar, melihat banyaknya warga Batam yang berasal dari Jawa Barat. Arus masuk orang ke daerah Jawa Barat pun cukup banyak, tetapi selama ini, sebagian besar penumpang masih memilih melewati Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Pikri Ilham Kurniansyah berharap konektivitas antara Bandara Hang Nadim Batam dengan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka dapat meningkatkan jumlah penerbangan.

Bagi Batam ini sangat penting, karena Kertajati merupakan daerah destinasi wisata bagi warga Batam. Selain itu banyak pekerja atau orang yang berada di Batam, yang ingin pulang kampung juga ke Kertajati.

“Selama ini kami sudah terbang ke Bandung setiap hari, dan sekarang dipindahkan melalui Kertajati. Harapannya dengan konektivitas atau kerja sama yang baik, peningkatan penerbangannya akan dapat ditingkatkan lagi,” ujarnya saat menghadiri acara yang diadakan oleh PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

“Kertajati ini landasan pacunya sudah lebih besar dan lebih panjang, sehingga pesawat besar pun bisa mendarat. Kemudian, tidak tergantung cuaca. Bandung itu kan daerah lekukan, apabila sore hari akan lebih susah untuk mendarat. Sedangkan Kertajati tidak, sehingga bisa beroperasi 24 jam. Itu bagus untuk konektivitas antara Kertajati dan Batam untuk peningkatannya,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN