<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hiburan &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/hiburan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/hiburan/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 11:54:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>Hiburan &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/hiburan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>&#8220;Dahulu Dia Kerap Beri Makan Kawan-kawan&#8221;</title>
		<link>https://gokepri.com/dahulu-dia-kerap-beri-makan-kawan-kawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 04:07:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131228</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cerpen: Fery Heriyanto Kehadiran Munap saat kawan-kawan ngopi kerap menimbulkan candaan yang kadang tidak enak <a class="read-more" href="https://gokepri.com/dahulu-dia-kerap-beri-makan-kawan-kawan/" title="&#8220;Dahulu Dia Kerap Beri Makan Kawan-kawan&#8221;" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/dahulu-dia-kerap-beri-makan-kawan-kawan/">&#8220;Dahulu Dia Kerap Beri Makan Kawan-kawan&#8221;</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cerpen: Fery Heriyanto</strong></p>
<p>Kehadiran Munap saat kawan-kawan ngopi kerap menimbulkan candaan yang kadang tidak enak didengar telinga. Namun, candaan itu hanya dilontarkan ketika lelaki itu telah pergi.</p>
<p>&#8220;Si Munap datang hanya untuk ngopi&#8221;<br />
&#8220;Dia lebih banyak nyusahin.&#8221;<br />
&#8220;Tiga hari lalu dia WA aku minta beli bensin.&#8221;<br />
&#8220;Tak gunalah kawan tu.&#8221;</p>
<p>Demikian sedikit ungkapan yang kerap dilontarkan sebagian kawan tentang si Munap. Namun, pria itu tidak pernah mengetahui hal itu karena memang diucapkan di belakangnya.</p>
<p>Setiap kali gabung dengan kawan-kawan, dia hanya pesan secangkir kopi. Kalau ditawarkan makan, dia sering menolak. Namun, menurut kawan-kawan, usai dia pergi, ada saja WA yang masuk ke salah seorang teman. Isi WA-nya minta dukungan untuk beli bensin, rokok, atau beli sedikit kuota.</p>
<p>**</p>
<p>&#8220;Kenapa abang begitu memanjakan dia. Dia kerap menyusahkan abang,&#8221; ucap seorang teman saat kami jumpa.<br />
&#8220;Memanjakan dia bagaimana?&#8221; balasku.<br />
&#8220;Setiap dia datang, abang selalu menyalaminya, menyuruhnya pesan kopi dan makan. Kalau dia tak ada, abang telpon dia untuk gabung,&#8221; ucap kawan itu lagi.<br />
&#8220;Ah, biasa saja itu. Tidak salah kan jika aku ngajak dia ngopi?&#8221;<br />
&#8220;Memang tak salah, tapi sifatnya itu yang banyak kawan tak suka,&#8221; balasnya.<br />
&#8220;Santai saja, tiap kita punya nasib dan rezeki masing-masing,&#8221; ujarku menimpali.</p>
<p>Teman itu menghisap rokoknya dalam-dalam.</p>
<p>&#8220;Saya percaya, dia pasti sering minta uang ke abang kan?&#8221;</p>
<p>Aku diam.</p>
<p>&#8220;Setiap dia pinjam uang, tak pernah balik, Bang. Memang pinjamnya tak banyak, tapi kalau sering-sering, kawan-kawan juga terganggu,&#8221; lanjutnya.<br />
&#8220;Abang tahu, sekali seminggu atau sekali sepuluh hari dia pasti datang ke tempat kerjaku. Saat pulang, seperti biasa, dia minta beli rokok,&#8221; tambahnya lagi.<br />
&#8220;Itulah tanda berteman&#8230;Itu tanda dia merasa dekat dengan kamu,&#8221; ucapku mengomentari.</p>
<p>Kawan tersebut menghembuskan asap rokoknya.</p>
<p>&#8220;&#8230;itulah, di hp ini aku ganti namanya jadi Si Munap Keliling,&#8221; ujarnya tertawa.</p>
<p>Sosok Munap memang telah menjadi perbincangan sejumlah kawan sejak beberapa waktu terakhir. Banyak teman yang merasa terganggu kalo dia muncul. Walaupun kehadirannya dengan penuh senyum dan sedikit informasi tentang hal-hal baru, namun, jika dia sudah gabung, sejumlah kawan merasa tak nyaman.</p>
<p>**</p>
<p>&#8220;Aku terima kasih sama, Bung. Bung lah orang yang sering menelpon dan mengajak aku ngopi. Kawan-kawan yang lain tak tahu lagi kemana sekarang,&#8221; ucapnya suatu kali.<br />
&#8220;Aku kadang merasa sudah hilang dari mereka,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya aku malu juga sama kawan-kawan tersebut, Bung&#8230; Tapi, bagaimana lagi, saat ini kondisi ku tidak baik. Makanya, kalau aku gabung-gabung dengan kawan-kawan itu, aku hanya minta kopi cangkir saja, tidak pernah lebih,&#8221; ucapnya lagi.</p>
<p>&#8220;Namum, saat Bung yang telpon, tidak hanya kopi, tapi Bung juga suruh pesan makan dan rokok. Tak jarang saat aku pulang, Bung selipkan pula untuk beli bensin,&#8221; lanjutnya. &#8220;Aku benar-benar tak enak hati sama Bung,&#8221; ujar lagi.</p>
<p>&#8220;Sudah, santai saja&#8230;,&#8221; jawabku singkat.</p>
<p>&#8220;Aku kerap menyusahkan, Bung,&#8221; ucapnya lagi dengan intonasi pelan.</p>
<p>&#8220;Aku sering telpon teman-teman dahulu, tapi, sangat sedikit yang menjawab. Apakah nomor hpku tidak dikenalinya lagi? Atau memang aku sudah tak dianggap oleh kawan-kawan itu?&#8221; lanjutnya.</p>
<p>&#8220;Berprasangka baik sajalah. Mungkin yang lain itu lagi sibuk,&#8221; ucapku menghiburnya.</p>
<p>Dia senyum tipis. &#8220;Memang aku tak pikirkan itu, Bung. Tapi, sesekali aku juga merasa jika aku tidak pernah ada di tengah mereka seperti dahulu,&#8221; terangnya lagi.</p>
<p>**</p>
<p>Aku sebenarnya belum lama juga akrab dengan dia. Komunikasi kami terjalin baik tanpa disengaja. Saat itu ada sebuah acara, lalu kami ngobrol dan nyambung. Sejak itu aku kerap jumpa dia dan terlibat diskusi tentang sejumlah hal.</p>
<p>Dahulu, saat masih bergelimang kerja di lapangan, aku sudah tahu banyak tentang dirinya. Namanya kerap disebut kawan-kawan. Baik pagi, siang, malam, maupun tengah malam.</p>
<p>**</p>
<p>&#8220;Abang kerap aku lihat ngopi sama si Munap,&#8221; ucap salah seorang teman yang lain saat kami santai usai pulang kantor.</p>
<p>&#8220;Biasa saja,&#8221; balasku.</p>
<p>&#8220;Apa kegiatan dia sekarang?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku tak tahu persis,&#8221; jawabku.</p>
<p>&#8220;Aku dengar dari kawan-kawan, dia kini banyak mengukur jalan. Banyak teman yang mengatakan begitu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, aku juga dengar itu,&#8221; jawabku sambil menyeruput kopi.</p>
<p>&#8220;Tapi, banyak juga teman-teman yang tidak tahu tentang dia,&#8221; ujarku lagi.</p>
<p>&#8220;Kenapa dia, Bang.&#8221;</p>
<p>&#8220;Jauh sebelum teman-teman itu kenal dia, aku sudah sering melihat dan dapat informasi sepak terjangnya,&#8221; ucapku memulai cerita.</p>
<p>&#8220;Dahulu, semasa dia memiliki finansial kuat, dia kerap memberi makan kawan-kawan. Ada atau tidak dia di lapangan, kalau mendengar teman susah, dia langsung datang. Atau kalau dia tidak tak sempat datang, pasti disuruhnya kawan yang lain untuk membelikan logistik untuk kawan-kawan tersebut,&#8221; paparnya.</p>
<p>&#8220;Dia tidak pernah kenal pagi, siang, malam, atau tengah malam. Baginya, hari itu sama. Jika ada teman yang butuh bantuan, dia akan tolong,&#8221; beberku lagi sambil menyesap kopi hitamku.</p>
<p>&#8220;Tapi, dia tidak pernah bercerita tentang itu. Dia tidak pernah sekalipun menceritakan apa yang dilakukannya untuk kawan-kawan. Hanya kawan-kawan dahulu saja yang menyampaikan jika Si Munap yang tolong mereka.&#8221;</p>
<p>&#8220;Intinya, saat itu, belasan tahun lalu, ketika ada kawan-kawan yang susah, dia orang yang pertama membantu.&#8221;</p>
<p>Aku menghela nafas.</p>
<p>&#8220;Jadi, kalau kini kondisinya lagi tidak baik, harap dimaklumi saja. Kalo hari ini dia datang saat kita ngopi, biarlah dia ikut merasakan juga apa yang dimakan kawan-kawan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku tidak bisa menghilangkan jejak dia dahulu. Bagi ku, dia tetap kawan yang tidak perlu dibincangkan. Seberapalah kopi secangkir, nasi sepiring, rokok sebungkus, atau seliter minyak? Aku rasa itu tidak akan membuat kawan-kawan miskin,&#8221; ucapku. *</p>
<p>Belian, 5 &#8211; 5- 2026</p>
<p>*) Fery Heriyanto, Jurnalis di Kepri</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/dahulu-dia-kerap-beri-makan-kawan-kawan/">&#8220;Dahulu Dia Kerap Beri Makan Kawan-kawan&#8221;</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Devil Wears Prada 2 Puncaki Box Office</title>
		<link>https://gokepri.com/the-devil-wears-prada-2-puncaki-box-office/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 02:44:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Anne Hathaway]]></category>
		<category><![CDATA[box office Amerika Utara]]></category>
		<category><![CDATA[film terlaris]]></category>
		<category><![CDATA[industri film global]]></category>
		<category><![CDATA[Meryl Streep]]></category>
		<category><![CDATA[The Devil Wears Prada 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131112</guid>

					<description><![CDATA[<p>Film lama yang dihidupkan kembali menunjukkan daya tarik kuat pasar sekaligus perubahan selera penonton global. <a class="read-more" href="https://gokepri.com/the-devil-wears-prada-2-puncaki-box-office/" title="The Devil Wears Prada 2 Puncaki Box Office" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/the-devil-wears-prada-2-puncaki-box-office/">The Devil Wears Prada 2 Puncaki Box Office</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Film lama yang dihidupkan kembali menunjukkan daya tarik kuat pasar sekaligus perubahan selera penonton global.</strong></p>
<p><strong>LOS ANGELES (gokepri)</strong> — Sekuel The Devil Wears Prada memuncaki box office Amerika Serikat pada akhir pekan. Menandai kebangkitan waralaba lama di tengah kompetisi film global yang semakin ketat.</p>
<p>Dua dekade setelah film pertamanya dirilis, kelanjutan kisah dunia mode itu kembali menarik minat penonton. Film ini menempatkan karakter Andy Sachs yang kembali bekerja di bawah pemimpin redaksi majalah fesyen, Miranda Priestly, di tengah krisis industri media.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/aktor-jepang-puji-kualitas-produksi-film-indonesia/">Aktor Jepang Puji Kualitas Produksi Film Indonesia</a></strong></p>
<p>Dirilis 20th Century Fox dan disutradarai kembali oleh David Frankel, film tersebut meraih pendapatan sekitar 77 juta dollar AS di pasar Amerika Serikat dan Kanada, menurut data Exhibitor Relations.</p>
<p>“Ini pembukaan yang sangat kuat untuk drama komedi,” ujar analis Franchise Entertainment Research, David A. Gross. Ia menilai tema kekuasaan, citra, dan kesuksesan kini semakin relevan bagi penonton.</p>
<p>Aktris Meryl Streep kembali memerankan Miranda Priestly, karakter yang sebelumnya mengantarkannya meraih Golden Globe dan nominasi Oscar. Tokoh itu terinspirasi dari pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour.</p>
<p>Film ini juga menghadirkan kembali Anne Hathaway, Stanley Tucci, dan Emily Blunt, serta sejumlah aktor papan atas dalam peran tambahan.</p>
<p>Sementara itu, film Michael, biografi tentang Michael Jackson, turun ke posisi kedua dengan pendapatan 54 juta dollar AS. Film garapan Antoine Fuqua tersebut mengisahkan perjalanan karier Jackson dari bintang cilik hingga ikon pop dunia.</p>
<p>Dibintangi Jaafar Jackson, keponakan Michael Jackson, film ini telah meraih lebih dari 423 juta dollar AS secara global sejak dirilis.</p>
<p>Di posisi ketiga, The Super Mario Galaxy Movie mencatat pendapatan 12,1 juta dollar AS dan telah melampaui 400 juta dollar AS di pasar domestik. Secara global, film animasi ini mendekati 900 juta dollar AS.</p>
<p>Film Project Hail Mary berada di posisi keempat dengan tambahan 8,6 juta dollar AS. Film fiksi ilmiah yang dibintangi Ryan Gosling itu telah mengumpulkan lebih dari 625 juta dollar AS secara global.</p>
<p>Adapun posisi kelima ditempati film horor independen Hokum dengan pendapatan 6,4 juta dollar AS. Film produksi Irlandia tersebut mendapat respons positif dari kritikus dan penonton. AFP</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/orang-ikan-film-karya-mike-wiluan-tentang-kemanusiaan/">Orang Ikan, Film Karya Mike Wiluan tentang Kemanusiaan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/the-devil-wears-prada-2-puncaki-box-office/">The Devil Wears Prada 2 Puncaki Box Office</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Vote Meidra di Indonesian Idol 2026</title>
		<link>https://gokepri.com/gubernur-ansar-ajak-warga-kepri-vote-meidra-di-indonesian-idol-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 07:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=130174</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk <a class="read-more" href="https://gokepri.com/gubernur-ansar-ajak-warga-kepri-vote-meidra-di-indonesian-idol-2026/" title="Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Vote Meidra di Indonesian Idol 2026" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/gubernur-ansar-ajak-warga-kepri-vote-meidra-di-indonesian-idol-2026/">Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Vote Meidra di Indonesian Idol 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk memberikan dukungan penuh kepada salah satu putra-putri terbaik daerah yang tengah berjuang di ajang Indonesian Idol 2026 Season 14, yakni Meidra, peserta asal Kepulauan Riau.</p>
<p>Kompetisi Indonesian Idol musim ini semakin memanas, dengan masih tersisa 8 peserta yang berkompetisi di babak Spektakuler Show untuk memperebutkan gelar juara musim ini.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Ansar sebagai bentuk dukungan terhadap talenta muda Kepri yang mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama baik daerah.</p>
<p>“Ini kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa Kepulauan Riau memiliki banyak anak muda berbakat. Mari kita dukung Meidra dengan memberikan vote,” ujar Ansar.</p>
<figure id="attachment_130175" aria-describedby="caption-attachment-130175" style="width: 450px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-130175 size-full" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-19-at-13.20.38.jpeg" alt="" width="450" height="675" /><figcaption id="caption-attachment-130175" class="wp-caption-text">(istimewa)</figcaption></figure>
<p>Gubernur Ansar menegaskan, dukungan terhadap generasi muda yang berprestasi merupakan hal penting agar Kepri terus melahirkan talenta-talenta unggul di berbagai bidang, khususnya seni dan hiburan.</p>
<p>Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam mendukung hal-hal positif seperti ini akan memberikan dampak besar bagi citra daerah di mata nasional.</p>
<p>“Jika masyarakat kompak mendukung, maka Kepri akan semakin dikenal luas di seluruh Indonesia, tidak hanya dari sisi wisata dan ekonomi, tetapi juga dari bidang seni dan prestasi anak mudanya,” tambahnya.</p>
<p>Gubernur Ansar juga mengajak masyarakat untuk terus mendorong semangat generasi muda agar berani tampil, percaya diri, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>Dengan dukungan penuh masyarakat Kepulauan Riau, diharapkan Meidra dapat melangkah jauh dalam kompetisi Indonesian Idol 2026 dan mengharumkan nama Kepri di kancah nasional. (r)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/gubernur-ansar-ajak-warga-kepri-vote-meidra-di-indonesian-idol-2026/">Gubernur Ansar Ajak Warga Kepri Vote Meidra di Indonesian Idol 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Maih</title>
		<link>https://gokepri.com/angguik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 13:36:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cerpen: Fery Heriyanto Sejak dua tahun terakhir Maih jarang memberi kabar ke kakak-kakaknya. Biasanya, sekali <a class="read-more" href="https://gokepri.com/angguik/" title="Maih" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/angguik/">Maih</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cerpen: Fery Heriyanto</strong></p>
<p>Sejak dua tahun terakhir Maih jarang memberi kabar ke kakak-kakaknya. Biasanya, sekali sebulan dia pasti menelpon sekedar bertanya tentang keluarga di kampung. Namun, kini jarang. Sebelumnya, minimal sekali dua bulan dia berkirim sedikit uang jajan untuk ponakannya. Tapi akhir-akhir ini juga jarang dilakukannya.</p>
<p>Hal itu menjadi tanda tanya besar bagi keluarganya. Setiap ditelpon, dia mengatakan jika dirinya sehat-sehat. Akhir Ramadhan lalu, ketika ditanya apakah dia akan mudik, Maih mengatakan belum bisa pulang lebaran. Ini sudah menjadi tahun kedua dia tak berhari raya di kampung. Biasanya, hampir setiap tahun dia selalu berkumpul di rumah gadang keluarga.</p>
<p>&#8220;Apakah karena sering ditanya kapan menikah yang membuat dia malas pulang?&#8221; gumam kakaknya paling besar.</p>
<p>**</p>
<p>Diamnya Maih telah menjadi perbincangan di lingkungan keluarga.</p>
<p>“Kenapa <em>waang</em> jarang memberi kabar akhir-akhir ini?” tanya kakak lelakinya.</p>
<p>“Ndak apo-apo Awak, Da,” jawab Maih suatu kali ditelpon.</p>
<p>“Apa ada masalah? Ceritalah, mana tahu kami bisa bantu.”</p>
<p>“Nggak, Da, awak baik-baik saja,” balasnya.</p>
<p>Karena tak mendapat jawaban yang memuaskan, keluarga pun mencari informasi apa sebenarnya yang tengah menimpa pada adik bungsu mereka itu. Diperoleh informasi, dagang yang dijalaninya tengah lesu. Kabar yang didapat, kedai yang selama ini cukup ramai, sejak beberapa waktu terakhir sepi. Disisi lain, dia harus menyicil kredit yang lumayan banyak, termasuk harus membayar dagangan yang selama ini diambil dari orang.</p>
<p>“Kenapa dia tidak pernah bicara persoalan itu?” tanya kakaknya yang nomor tiga.</p>
<p>“Kau macam tak tahu karakter adikmu itu. Kalau kondisi senang, dia selalu berkabar ke keluarga. Tapi, saat susah, dia memilah diam,” ucap kakak tertuanya.</p>
<p>“Namun, tak elok juga dia diam seperti itu. Apakah masalahnya akan selesai dengan diam tanpa bicara ke kita?” timpal kakak laki-lakinya itu lagi.</p>
<p>“Sudahlah. Persoalan pasang surut berniaga, itu hal biasa. Kau beri semangat saja dia,” tambah kakak perempuannya itu.</p>
<p>**</p>
<p>Sekira sebulan lalu, diperoleh kabar jika Maih sudah menjual rumah dan kendaraanya di rantau. Diperoleh juga informasi jika dia berencana menutup tokonya. Cerita dari orang-orang sekitarnya, sejumlah utang-utang besar sudah dilunasi dari hasil penjualan rumah. Utang lain dijanjikan akan dicicil.</p>
<p>“Kalau sudah tak lagi memberikan hidup tanah rantaunya, suruh saja dia pulang. Rumah amak sudah lama tak dihuni,” kata kakaknya lain.</p>
<p>“Cobalah bicara pada dia. Mau tak dia pulang?”</p>
<p>“Kalau untuk berniaga di kampung, bisalah dia bantu-bantu dahulu di kedai. Nanti kalo sudah ada modal, bolehlah dia kembali ke rantau,” tambah kakaknya yang lain.</p>
<p>“Iya, kalo dia di kampung, rumah amak akan bisa terawat.”</p>
<p>**</p>
<p>Permintaan keluarga yang ingin Maih pulang ke kampung sampai juga ke telinganya.</p>
<p>“Apa yang akan awak kerjakan di kampung, Ni?</p>
<p>“<em>Waang</em> indak akan menganggur. Banyak kerjaan yang bisa dilakukan. Uda <em>waang</em> sudah minta untuk bantu-bantu dia di kedai. Trus, kebun yang di belakang rumah amak bisa <em>waang</em> kelola. Hasilnya, ambilah,” ucap kakak perempuannya.</p>
<p>“Dahulu amak sempat berpesan, kalo rantau <em>waang</em> tidak lagi memberi kehidupan, rumah amak dan kebun itu diberikan untuk <em>waang</em>.”</p>
<p>“Kini rumah amak sudah lama kosong. Kami sesekali saja ke sana. Kebun di belakang rumah sudah seperti rimba. Kalo <em>waang</em> di kampung, kami berharap rumah amak bisa dihuni dan kebun itu bisa dikelola.”</p>
<p>“Kami tak senang hati mendengar kondisi <em>waang</em> kini. Dahulu amak juga berpesan ke kami untuk selalu memperhatikan <em>waang</em>. Kini, kami minta <em>waang</em> pulanglah. Tak akan mengganggur <em>waang</em> di kampung. Percayalah.”</p>
<p>**</p>
<p>Usai komunikasi itu, Maih menimbang-nimbang saran yang diberikan keluarganya. Dia sadar, saat ini kondisinya sedang tidak baik. Hampir semua aset sudah terjual. Kini pun dia menyewa kamar di dekat tempat tinggal dahulu.</p>
<p>Dari diskusinya dengan sejumlah kawan-kawan sesama pedagang, ada yang menyarankan menerima tawaran untuk pulang kampung tersebut. Ada juga yang menawarkan untuk join berniaga. Dan ada juga yang menyarankan untuk mengganti usaha yang lain.</p>
<p>“Ni, setelah awak timbang-timbang, awak cobalah untuk pulang,” ucapnya pada kakaknya yang paling besar.</p>
<p>Keinginan Maih itu langsung tersebar ke seluruh keluarga. Semua menyambut positif.</p>
<p>“Kapan dia pulang, biar aku kirimkan ongkos,” ucap kakak lelakinya.</p>
<p>“Besok biarlah awak bantu bersihkan rumah amak. Biar saat dia pulang, rumah itu bersih dan nyaman,” ujar kakak perempuanya yang lain.</p>
<p>“Kalo dia sudah pulang, rumah amak pasti kembali semarak. Ponakannya pasti akan ada yang temani dia di sana,” ucap yang lain.</p>
<p>**</p>
<p>Malam itu, kakaknya tertua menyampaikan jika keluarga sudah menunggunya di kampung.</p>
<p>“Kami senang <em>waang</em> pulang.”</p>
<p>“Tak usah pula <em>waang</em> malu sama orang kampung. Ini bukan aib. Pasang surut berniaga itu hal lumrah. <em>Waang</em> pulang ke rumah keluarga besar,” ucap kakaknya itu lagi.</p>
<p>“Jangan pernah berpikir, apa yang terjadi pada <em>waang</em> kini, hanya <em>waang</em> yang merasakan. Tidak. Kami juga ikut merasakan,” tambahnya lagi.</p>
<p>Maih mendengar semua perkataan kakaknya itu.</p>
<p>“Terima kasih, Ni dan kakak yang lain. Awak sudah menyusahkan pikiran keluarga,” kata Maih.</p>
<p>“Tak ada yang disusahkan. Begitulah sesungguhnya beradik kakak,” ujar kakaknya melanjutnya.</p>
<p>“Kabari segera kapan <em>waang</em> akan pulang,” ucap kakaknya itu.</p>
<p>Beberapa hari setelah pembicaraan malam itu, sekitar pukul 04.02 dinihari, tiba-tiba Maih menelpon kakaknya itu kembali.</p>
<p>“Ada apa <em>waang</em> telpon pagi-pagi buta?” tanya kakaknya heran.</p>
<p>Maih terdiam sejenak.</p>
<p>“Ni, setelah awak pikir, indak usahlah awak pulang dahulu. Biarlah awak cari rantau yang baru,” ucapnya.</p>
<p>“Kenapa <em>waang</em>, Maih? Kemarin <em>waang</em> sudah sampaikan akan pulang kampung. Keluarga sudah senang. Kini berubah pula rencana <em>waang</em>.”</p>
<p>“Terima kasih perhatian semuanya, Ni. Awak merasa ikhtiar awak belum lagi seluruhnya awak keluarkan. Awak percaya, awak bisa bangkit seperti dahulu,” ucapnya.</p>
<p>“Jadi, awak mohon izin, biarlah awak cari daerah baru untuk merantau meskipun dimulai dari nol.”</p>
<p>Dia diam sejenak.</p>
<p>&#8220;Awak indak khawatir samo pandayuang patah, Ni. Soalnya sejak kecil badan ini sudah terbiasa dilamun ombak. Biarlah awak coba arungi rantau yang baru,&#8221; lanjutnya dari ujung telepon.</p>
<p>&#8220;Awak minta maaf tak jadi pulang. Bantu Uni sampaikan ke kakak yang lain. Doakan awak agar bisa seperti dahulu lagi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Suasana hening sejenak.</p>
<p>&#8220;Iyalah, kalau begitu keinginan <em>waang</em>.”</p>
<p>“Maih, kampung kita terasa sepi karena banyak anak muda pergi merantau. Walaupun tidak semua berhasil, tapi, banyak pula dari mereka tidak mau pulang.”</p>
<p>“Pesan kami, jangan sampai marantau cino pulo <em>waang</em>. Selalulah berkirim kabar,&#8221; ucap kakaknya.</p>
<p>Usai percakapan itu, azan Subuh menggema dari Masjid. Maih mengambil pecinya dan melangkah pergi Shalat Subuh. *</p>
<p>Perumahan Cendana, 15 April 2026</p>
<p>NB: Waang (bahasa minang) = kamu (laki-laki)</p>
<p>*) Fery Heriyanto, Jurnalis di Kepri</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/angguik/">Maih</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pak Tricky</title>
		<link>https://gokepri.com/pak-tricky/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:15:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129769</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cerpen: Fery Heriyanto Kami biasa menyapanya &#8216;Pak Tricky&#8217;. Dia begitu dekat dengan warga, baik tua, <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pak-tricky/" title="Pak Tricky" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pak-tricky/">Pak Tricky</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cerpen: Fery Heriyanto</strong></p>
<p>Kami biasa menyapanya &#8216;Pak Tricky&#8217;. Dia begitu dekat dengan warga, baik tua, muda, anak-anak, wanita, maupun pria. Pak Tricky suka menolong saat ada warga yang butuh bantuan. Setiap hari lelaki paroh baya itu melintas di jalan-jalan komplek perumahan. Pagi, biasanya dia sarapan di warung Mbak Ijah. Saat siang, dia ada di pangkalan ojek atau pangkalan taksi plat hitam di depan komplek perumahan. Sedangkan kalau malam, dia biasa ngopi di kedai Bang Ed. Atau, jika ada kawan, dia main domino di pos ronda bersama beberapa warga.</p>
<p>Pak Tricky sudah bermukim di komplek perumahan sebelum kami tinggal. Bahkan, menurut banyak warga, lelaki 50-an tahun itu, sudah tinggal sebelum perumahan dibangun. Konon, dulunya dia buruh saat perumahan dibangun. Lalu, ketika proyek selesai, dia tetap tinggal di gudang material bangunan di sudut komplek dekat parit besar. Karena lahan gudang itu diperuntukan untuk fasum, atas kesepakatan warga, Pak Tricky dibuatkan rumah kecil disitu, sekalian bisa membersihkan fasum dari semak dan rumput liar.</p>
<p>Meski kesehariannya lalu lalang di komplek perumahan, Pak Tricky dapat honor dari RT atas jasanya ikut membantu ronda. Tiap bulan kabarnya dia mendapatkan honor yang bisa untuk hidupnya sebulan. Selain itu, dia juga kadang dapat &#8220;tips&#8221; dari warga saat dia diminta membantu, apakah perbaiki atap rumah, mengecat rumah, potong rumput, dan lainnya. Tak jarang dia menolak tips yang diberikan warga. Alasanya, dengan diberinya dia rumah kecil di fasum itu, dia sudah merasa senang. Dengan diterimanya dia menjadi warga komplek perumahan, dia sudah sangat bahagia dan berterima kasih.</p>
<p>&#8220;Nggak usah repot-repot, Pak. Jika ada yang bisa saya bantu, akan saya kerjakan. Tak usahlah ada amplopnya,&#8221; ucapnya pada seorang warga saat diminta untuk mengecat pagar rumahnya yang sudah mulai pudar.</p>
<p>Namun begitu, warga yang memberikan tips juga ikhlas. Saat sudah dipaksa, mau tak mau Pak Tricky terima juga tips warga tersebut.</p>
<p>Tidak sedikit juga warga yang percaya pada dia. Misalnya, minta bantu bayarkan listrik, air, jemput anaknya pulang sekolah, dan menjaga rumahnya jika ada yang pulang kampung. Intinya, Pak Tricky ibarat menjadi &#8220;staf umum&#8221; jika di sebuah perusahaan. Apapun yang menjadi kebutuhan dan yang perlu dibantu untuk warga, dia siap.</p>
<p>**</p>
<p>Suatu hari, ada pemuda datang ke komplek perumahan. Dia bertanya apakah ada warga di perumahan kami yang bernama &#8220;Cohyo&#8221;. Seingat kami, tidak ada warga komplek yang bernama seperti yang ditanyakan itu. Saat ditanyakan lebih lanjut tentang &#8216;Cohyo&#8217;, pemuda itu tidak bisa menyebutkan secara utuh profil orang yang dicarinya itu. Sebab dia pun belum pernah bertemu orang yang dicarinya itu. Setelah saling bertanya sesama warga dan tidak mendapatkan nama yang dicari, pemuda itu pun pamit. Kami menganggap dia salah alamat.</p>
<p>Namun, beberapa hari kemudian, dia datang lagi dan menanyakan nama yang sama. Kali ini dia membawa foto yang sudah agak kabur. Namun, sayang foto tersebut tidak begitu jelas. Saat ditanya dari mana pemuda itu, dia menjawab bahwa dia mendapat tugas dari ayahnya mencari pamannya yang sudah lama tak pulang.</p>
<p>&#8220;Ayah saya mengatakan jika paman kami ini sudah tidak pernah pulang sejak 43 tahun lalu. Awal-awal dia merantau, dia sempat berkirim kabar pada kakek dan nenek kami, jika dia ada di kota ini,&#8221; ucap pemuda itu.</p>
<p>Lalu, lanjutnya, setelah beberapa tahun setelah itu, pamannya itu tidak pernah lagi berkirim kabar. &#8220;Komunikasi terputus,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dilihat dari penampilannya, pemuda itu tampak dari kalangan orang berstatus sosial tinggi. Sebab, penampilannya lumayan rapi, tutur katanya cukup baik. Dan dia datang dengan kendaraan yang terbilang mahal.</p>
<p>&#8220;Ketika kakek kami meninggal, paman itu tidak pulang. Selama ini, keluarga sudah mencoba mencari tahu keberadaan beliau, tapi tidak pernah bertemu,&#8221; ucapnya lagi.</p>
<p>&#8220;Sampai keluarga besar ayah berkesimpulan jika paman kami ini sudah meninggal. Dan sudah mengikhlaskan beliau,&#8221; terang pemuda itu lagi.</p>
<p>&#8220;Namun, dua bulan lalu, ada warga desa kami mengatakan jika dia pernah melihat paman kami di kota ini. Keluarga ayah bagai dapat petunjuk. Namun, sebagian masih ragu. Lalu, setelah berembuk, saya ditugaskan untuk mencari tahu. Jika memang paman kami ini sudah tiada, minimal kami ingin melihat pusaranya,&#8221; paparnya lagi.</p>
<p>Namun, warga yang bicara dengan pemuda itu tetap tidak bisa membantu. Setelah cukup lama berbincang, pemuda itu pun pamit. Tapi, dia sempat meninggalkan nomor kontaknya, jika ada petunjuk soal keberadaan pamannya, dia minta mohon dikabari.</p>
<p>**</p>
<p>Suatu malam, beberapa hari setelah pemuda itu berkunjung untuk kedua kalinya, saat minum bandrek di kedai Bang Ed, seorang warga menyampaikan kedatangan pemuda itu pada warga yang ada di situ.</p>
<p>&#8220;Siapa warga kita yang bernama &#8216;Cohyo&#8217;?&#8221; tanya seorang warga.</p>
<p>&#8220;Rasanya tak ada. Yang baru pindah kemarin itu pun bukan itu namanya,&#8221; timpal yang lain.</p>
<p>&#8220;Sepertinya pemuda itu ingin sekali jumpa pamannya,&#8221; balas yang lain.</p>
<p>Tiba-tiba Pak Tricky datang. &#8220;Pak Tricky tahu warga kita bernama &#8216;Cohyo&#8217;?&#8221;</p>
<p>&#8220;Cohyo?&#8221; tanya Pak Tricky agak kaget.</p>
<p>&#8220;Kok kaget, kenapa, Pak?&#8221; tanya warga yang lain.</p>
<p>&#8220;Nggak apa-apa. Ada apa ya, Pak?&#8221; balas Pak Tricky.</p>
<p>Lalu, seorang warga menceritakan kedatangan pemuda yang mencari pamannya. Setelah mendengar keterangan warga itu, Pak Tricky, terdiam. Beberapa saat kemudian dia berkata, &#8220;Mungkin yang dicari pemuda itu saya, Pak,&#8221; jawab Pak Tricky agak pelan.</p>
<p>&#8220;Memangnya Pak Tricky bernama &#8216;Cohyo&#8217;?&#8221; tanya yang lain.</p>
<p>&#8220;Ini dia ada meninggalkan nomor teleponnya. Cobalah telpon,&#8221; kata warga pada Pak Tricky. Setelah mendapat nomor pemuda itu, dia langsung menelponnya.</p>
<p>**</p>
<p>Besoknya, sekitar ba&#8217;da Ashar, Pak Tricky dan sejumlah warga berkumpul di rumah Ketua RT. Mereka tengah menunggu keluarga Pak Tricky yang akan tiba seusai komunikasi malam sebelumnya.</p>
<p>Sekitar 30 menit menunggu, mobil warna putih tiba. Pemuda yang datang dua kali itu turun bersama tiga lelaki paroh baya. Pak Tricky sangat terkejut. Begitu juga lelaki paroh baya yang baru tiba itu. Sejenak mereka saling berpandangan.</p>
<p>&#8220;Mas Cohyo&#8230;!&#8221; ucap seorang dari mereka yang langsung memeluk Pak Tricky.<br />
&#8220;Mas&#8230;Mas..lama mas tak pulang&#8230;!&#8221; ucap yang lainnya saling berangkulan. &#8220;Mas&#8230;rindu kami sama, Mas..&#8221; ucap mereka berurai air mata.</p>
<p>Beberapa saat mereka saling berangkulan dan menangis. Kemudian mereka saling bertatapan dan kembali berangkulan. Pak Tricky tak bisa menyembunyikan harunya. Kemudian warga mengajak tamu tersebut masuk ke rumah Ketua RT. Pak Tricky dan saudara-saudaranya seperti tidak mau dipisahkan. Mereka duduk berdekatan dan saling berpegangan tangan. Mata mereka masih basah oleh air mata.</p>
<p>&#8220;Alhamduillah, Mas..kami bisa bertemu lagi dengan Mas,&#8221; ucap yang agak muda.<br />
&#8220;Lama Mas tidak pulang..semua mencari mas&#8230;rindu kami sama mas&#8230;&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Pak Tricky tampak tak percaya. Digenggam eratnya tangan saudara-saudaranya itu. Setelah beberapa saat, salah seorang dari tamu itu pun mulai bicara pada warga dan Ketua RT.</p>
<p>&#8220;Maaf, Bapak-Bapak&#8230;Beliau ini kakak kami. Beliau sudah merantau sejak masih remaja karena susahnya hidup di kampung,&#8221; terang lelaki yang berkaca mata.</p>
<p>&#8220;Sejak merantau, beliau tidak pernah pulang. Awal-awal ada berkirim kabar. Tapi, setelah itu, tidak ada lagi. Selama beliau tinggalkan rumah, kami merasa kehilangan. Sudah kami cari kemana-mana. Alhamdulillah, hari ini sudah kami jumpa,&#8221; papar yang lainnya.</p>
<p>&#8220;Maaf, apakah Pak Tricky bernama &#8216;Cohyo&#8217;?&#8221; tanya Ketua RT.</p>
<p>&#8220;Iya, Pak.. Di kampung dulu dan dalam keluarga, saya disapa &#8216;Cohyo&#8217;,&#8221; balas Pak Tricky.</p>
<p>&#8220;O..gitu. Tapi, kenapa disini dipanggil Pak Tricky?&#8221; tanya seorang warga.</p>
<p>&#8220;Nama lengkap saya Trio Cohyo Kyono. Lalu, oleh kawan-kawan dulu, saya disapa Tricky, diambil dari ujung-ujung nama saya. Nama itu melekat sampai sekarang,&#8221; jelas Pak Tricky tersenyum.</p>
<p>&#8220;Oooo..begitu&#8230;,&#8221; ucap warga berbarengan. Dan semua pun tertawa. ***</p>
<p>Perumahan Cendana, Batam Centre, 31 Januari 2019</p>
<p>*) Fery Heriyanto, Jurnalis di Kepri</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pak-tricky/">Pak Tricky</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan Cinta dalam &#8220;Dome&#8221; Transparan: Paket Candlelit Dinner Eksklusif dengan View Sunset Terbaik Hadir di HARRIS Resort Waterfront Batam</title>
		<link>https://gokepri.com/rayakan-cinta-dalam-dome-transparan-paket-candlelit-dinner-eksklusif-dengan-view-sunset-terbaik-hadir-di-harris-resort-waterfront-batam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 01:23:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129730</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Pernahkah Anda membayangkan sebuah makan malam romantis di mana hanya ada Anda, <a class="read-more" href="https://gokepri.com/rayakan-cinta-dalam-dome-transparan-paket-candlelit-dinner-eksklusif-dengan-view-sunset-terbaik-hadir-di-harris-resort-waterfront-batam/" title="Rayakan Cinta dalam &#8220;Dome&#8221; Transparan: Paket Candlelit Dinner Eksklusif dengan View Sunset Terbaik Hadir di HARRIS Resort Waterfront Batam" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/rayakan-cinta-dalam-dome-transparan-paket-candlelit-dinner-eksklusif-dengan-view-sunset-terbaik-hadir-di-harris-resort-waterfront-batam/">Rayakan Cinta dalam &#8220;Dome&#8221; Transparan: Paket Candlelit Dinner Eksklusif dengan View Sunset Terbaik Hadir di HARRIS Resort Waterfront Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; Pernahkah Anda membayangkan sebuah makan malam romantis di mana hanya ada Anda, pasangan, dan hamparan laut biru yang tenang, semuanya dibalut dalam keajaiban sebuah dome transparan yang futuristik? Bagi masyarakat Batam yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk pusat kota dan kemacetan, destinasi pelarian romantis impian itu kini bukan lagi sekadar imajinasi.</p>
<p>Kami dengan bangga mempersembahkan paket &#8220;Romantic Ocean Dome Dinner&#8221;, sebuah pengalaman kuliner yang dirancang khusus untuk menciptakan kenangan tak terlupakan bagi setiap pasangan. Terletak di tepi pantai yang tenang, paket ini menawarkan kombinasi sempurna antara privasi, estetika modern, dan keindahan alam Batam yang autentik di HARRIS Resort Waterfront Batam.</p>
<p>Keajaiban di Bawah Langit Jingga<br />
Daya tarik utama dari pengalaman ini adalah penggunaan Dome Transparan yang ikonik. Di dalam dome ini, tamu tetap dapat merasakan kedekatan dengan alam tanpa harus khawatir dengan tiupan angin laut yang kencang atau gangguan luar lainnya. Saat matahari mulai terbenam (sunset), cahaya jingga akan terpantul di permukaan dome, menciptakan suasana magis yang sangat Instagrammable dan elegan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi masyarakat Batam. Bukan sekadar makan malam biasa di restoran, tapi sebuah perjalanan sensorik. Bayangkan menikmati hidangan kelas dunia sambil menatap cakrawala laut saat matahari terbenam, jauh dari suara bising kendaraan. Ini adalah tentang kualitas waktu bersama pasangan,&#8221; ujar Dodi Putra selaku general manager.</p>
<p>Simfoni Rasa dan Pelayanan Sepenuh Hati<br />
Tidak hanya unggul dalam suasana, paket Candlelit Dinner ini juga menjanjikan petualangan rasa yang memanjakan lidah. Tim koki profesional kami telah menyiapkan rangkaian menu pilihan, mulai dari hidangan pembuka yang segar hingga hidangan penutup yang manis, semuanya diolah dengan bahan-bahan berkualitas tinggi.</p>
<p>Kenyamanan tamu adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, setiap pasangan akan dilayani oleh staf khusus yang ramah dan siap sedia memastikan setiap detail acara berjalan sempurna—mulai dari pengaturan meja yang cantik hingga penyajian makanan yang tepat waktu. Fokus kami adalah agar Anda hanya perlu duduk, bersantai, dan menikmati momen berdua.</p>
<p>Privasi di Tengah Ketenangan Pesisir<br />
Batam dikenal sebagai kota industri yang sibuk, namun lokasi dinner ini menawarkan sisi lain Batam yang lebih tenang dan asri. Berada jauh dari keramaian kota, suasana pesisir yang sunyi hanya akan ditemani oleh suara alami dan musik romantis, menjadikannya lokasi ideal untuk merayakan hari jadi (anniversary), momen pertunangan, atau sekadar memberikan kejutan manis bagi orang terkasih.</p>
<p>Harga dan Detail Pemesanan<br />
Pengalaman mewah dan eksklusif ini ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif, yaitu Rp1.500.000,- nett per pasangan. Harga tersebut sudah mencakup dekorasi romantis, penggunaan dome eksklusif, set menu lengkap, dan pelayanan prima.</p>
<p>Mengingat ketersediaan dome yang terbatas setiap harinya untuk menjaga eksklusivitas dan privasi tamu, kami sangat menyarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu.</p>
<p>Cara Pemesanan: Masyarakat Batam yang ingin merencanakan momen spesial ini dapat langsung menghubungi tim reservasi kami melalui WhatsApp di nomor: +62 778 381558. (r)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/rayakan-cinta-dalam-dome-transparan-paket-candlelit-dinner-eksklusif-dengan-view-sunset-terbaik-hadir-di-harris-resort-waterfront-batam/">Rayakan Cinta dalam &#8220;Dome&#8221; Transparan: Paket Candlelit Dinner Eksklusif dengan View Sunset Terbaik Hadir di HARRIS Resort Waterfront Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>24 Jam Tanpa Batas di HARRIS Barelang Batam Segera Berakhir, Ini Waktu Terbaik untuk Liburan</title>
		<link>https://gokepri.com/24-jam-tanpa-batas-di-harris-barelang-batam-segera-berakhir-ini-waktu-terbaik-untuk-liburan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 01:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129724</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; HARRIS Barelang Batam mengajak para wisatawan untuk memanfaatkan kesempatan terakhir menikmati program <a class="read-more" href="https://gokepri.com/24-jam-tanpa-batas-di-harris-barelang-batam-segera-berakhir-ini-waktu-terbaik-untuk-liburan/" title="24 Jam Tanpa Batas di HARRIS Barelang Batam Segera Berakhir, Ini Waktu Terbaik untuk Liburan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/24-jam-tanpa-batas-di-harris-barelang-batam-segera-berakhir-ini-waktu-terbaik-untuk-liburan/">24 Jam Tanpa Batas di HARRIS Barelang Batam Segera Berakhir, Ini Waktu Terbaik untuk Liburan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BATAM (gokepri.com) &#8211; HARRIS Barelang Batam mengajak para wisatawan untuk memanfaatkan kesempatan terakhir menikmati program favorit 24 Hours Stay, yang akan resmi berakhir pada 30 April 2026. Program ini memberikan fleksibilitas bagi tamu untuk check-in kapan saja dan menikmati pengalaman menginap selama 24 jam penuh, menghadirkan kenyamanan maksimal untuk liburan yang lebih santai dan berkualitas.</p>
<p>Dikenal dengan berbagai aktivitas unggulan yang selalu tersedia, HARRIS Barelang Batam menawarkan pengalaman menginap yang lebih dari sekadar staycation. Tamu dapat menikmati beragam kegiatan seperti menjelajahi area resort dengan ATV, merasakan keseruan bermain jetski di perairan Barelang, hingga berkeliling santai menggunakan electric scooter. Suasana akhir pekan semakin hidup dengan Foam Party yang menjadi salah satu highlight favorit tamu, sementara beragam kegiatan tematik anak yang interaktif turut melengkapi pengalaman liburan keluarga yang hangat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan.</p>
<figure id="attachment_129726" aria-describedby="caption-attachment-129726" style="width: 900px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-129726 size-full" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-10-at-23.25.31.jpeg" alt="" width="900" height="675" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-10-at-23.25.31.jpeg 900w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-10-at-23.25.31-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption id="caption-attachment-129726" class="wp-caption-text">(istimewa)</figcaption></figure>
<p>Dengan kombinasi fleksibilitas waktu melalui program 24 Hours Stay serta ragam aktivitas signature yang vibrant dan engaging, HARRIS Barelang Batam menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh energi dan koneksi.</p>
<p>Seiring dengan mendekatnya akhir periode program, ini menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan liburan singkat maupun quality time bersama orang terdekat. Jangan lewatkan kesempatan terakhir untuk menikmati pengalaman menginap 24 jam penuh sebelum program ini berakhir.</p>
<p>Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di +62 815 3409 1111 atau email ke reservation.hbrl@the-ascott.com. Informasi terbaru tersedia melalui Instagram @HARRIS_barelang dan situs bit.ly/HARRISBARELANG. (r)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/24-jam-tanpa-batas-di-harris-barelang-batam-segera-berakhir-ini-waktu-terbaik-untuk-liburan/">24 Jam Tanpa Batas di HARRIS Barelang Batam Segera Berakhir, Ini Waktu Terbaik untuk Liburan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Si Pencari Hujan</title>
		<link>https://gokepri.com/pencari-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 10:47:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cerpen: Fery Heriyanto Sekitar dua tahun lalu, tak sengaja aku melihat lelaki itu tengah menggelar <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pencari-hujan/" title="Si Pencari Hujan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pencari-hujan/">Si Pencari Hujan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cerpen: Fery Heriyanto</strong></p>
<p>Sekitar dua tahun lalu, tak sengaja aku melihat lelaki itu tengah menggelar dagangannya di samping salah satu halte di kawasan bisnis di kota kami. Dia menawarkan dagangannya pada orang yang lalu lalang.</p>
<p>Seminggu kemudian, ketika aku ingin jumpa teman di kecamatan lain di kota kami, aku kembali melihat lelaki itu. Seperti biasa, aku santai saja. Dia menjaga dagangannya sambil terus menawarkannya pada orang-orang yang melintas. Sesekali pula dia tampak menghisap asap rokoknya dalam-dalam.</p>
<p>Lalu, sepekan setelah itu, aku melihat dia di tengah pasar dekat komplek perumahan kami. Kali ini lelaki itu sempat menyapa dan menawarkan dagangannya kepadaku.</p>
<p>&#8220;Beli, Bang, murah&#8230;&#8221; ucapnya kala itu.<br />
&#8220;Terima kasih, Bang..&#8221; balasku tersenyum sembari sedikit menunduk.</p>
<p>Saat itu aku berpikir, wajar saja dia ada di tempat-tempat keramaian untuk menawarkan dagangannya. Dimana dia merasa dagangannya akan dibutuhkan orang, maka lelaki itu akan menggelar dagangannya.</p>
<p>Sekali waktu pernah aku perhatikan, sebelum menggelar dagangan, lelaki itu minta izin pada orang di sekitar tempat dia mau jualan. Setelah dapat izin, dia mengeluarkan plastik warga hitam dari dalam tasnya. Ukurannya sekitar 1 x 1 m. Lalu menyusun dagangannya di atas plastik tersebut. Dagangannya yang ditawarkannya berupa mantel hujan dan payung lipat. Dari semua dagangannya, dia juga memasang barang untuk display masing-masing satu.</p>
<p>Beberapa bulan lalu, tanpa sengaja aku kembali berjumpa dia. Tapi, kali ini di kota lain, tapi masih dalam provinsi kami.</p>
<p>&#8220;Gigih juga abang ini berniaga,&#8221; ucapku membatin.</p>
<p>Kebetulan pula saat itu dia mau menutup lapaknya. Usai berkemas, dia berjalan menuju ke warung tempat aku tengah menyeruput kopi. Dia duduk tepat di depanku.</p>
<p>&#8220;Kopi, pak,&#8221; ucapnya pada pemilik warung.</p>
<p>Sejenak aku memperhatikannya. Kemudian aku menyapa dia.</p>
<p>&#8220;Bertemu lagi kita disini, Bang,&#8221; ucapku membuka percakapan.</p>
<p>Dia menatapku dengan heran.</p>
<p>&#8220;Kita sering jumpa, mungkin abang lupa. Saya sering melihat abang di sejumlah tempat di kota kita,&#8221; kataku.</p>
<p>Dia tersenyum kecil. &#8220;Ya, memang ini aktifitas Saya, Bang,&#8221; balasnya.</p>
<p>Kopi yang dipesannya datang. Dia mengaduk minuman berwarna hitam pekat itu.</p>
<p>&#8220;Minum, Bang,&#8221; ucapnya menawarkan padaku. Aku membalasnya dengan anggukan dan senyuman.</p>
<p>&#8220;Dari mana Abang?&#8221; tanyanya sambil menyalakan rokok.</p>
<p>&#8220;Ada kerjaan sedikit disini, Bang,&#8221; jawabku.<br />
&#8220;Jauh juga abang berniaga sampai disini,&#8221; balasku bertanya.<br />
Dia kembali tersenyum kecil sambil menghembuskan asap rokoknya.</p>
<p>&#8220;Ini hidup saya, Bang. Dimana ada hujan, saya akan datang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Aku bingung mendengar penjelasan singkatnya. Otakku berpikir tentang kalimatnya itu. Tapi, sebelum menanyakan maksud kalimatnya itu, aku memberikan keterangan kenapa aku sampai kenal dia.</p>
<p>&#8220;Saya sering melihat abang di kota kita,&#8221; kataku. &#8220;Abang juga pernah beberapa kali menyapa saya menawarkan dagangan,&#8221; ujarku melanjutkan. Dia kembali menatap kepadaku.</p>
<p>Belum aku melanjutkan bicara, tiba-tiba nasi goreng pesananku datang. Tanpa bertanya, aku minta satu lagi pada pemilik warung plus 2 gelas air putih hangat.</p>
<p>Ku lihat dia kembali menghisap asap rokoknya dalam-dalam dan menghembuskannya pelan-pelan. Tatapannya jauh ke depan. Tak lama, nasi goreng pesanan untuk dia datang.</p>
<p>&#8220;Ayok, Bang&#8230;&#8221; ajakku.</p>
<p>Dia tampak kaku. &#8220;Santai aja, Bang,&#8221; ujarku mencairkan suasana.</p>
<p>Selesai makan, dia mulai rilek. Setelah menyulut rokoknya, lelaki itu mulai buka suara.</p>
<p>&#8220;Saya sudah hidup dari jalanan. Buka lapak dari satu tempat ke tempat lain; dari pasar ke pasar lain; dari tempat ramai ke tempat ramai lainnya; dari satu kota ke kota lain, termasuk di tempat pesta-pesta warga. Pokoknya kalau ada keramaian dan hujan, saya pasti datang&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Maaf, Abang tinggal dimana?&#8221; tanyaku. Sejenak dia diam.</p>
<p>&#8220;Dimana saya lelah, di situ saya tinggal,&#8221; balasnya.</p>
<p>Saat itu aku mau bertanya banyak tentang dirinya, tapi, rasanya tidak etis. Sejenak kami sama-sama diam. Belum sempat aku bertanya balek, tiba-tiba dia mengucapkan terima kasih dan minta izin pamit.</p>
<p>**</p>
<p>Kemarin sore, aku kembali jumpa lelaki itu di salah satu kawasan niaga. Kali ini di kota lain di luar provinsi kami.</p>
<p>&#8220;Bang, apa kabar?&#8221; sapaku ditengah dia berkemas menutup dagangannya. Dia sedikit kaget, namun terus memasukan mantel dan payung lipat ke dalam tas ranselnya. Tak lupa plastik hitam sebagai lapak dagangannya. Usai berkemas, langsung aku ajak ngopi.</p>
<p>&#8220;Ngapain abang di kota ini?&#8221;. Kali ini dia yang pertama bertanya.<br />
&#8220;Biasa, Bang, ada sedikit tugas.&#8221;<br />
&#8220;Enak ya, bisa kemana-mana,&#8221; lanjutnya.<br />
Kami memesan menu masing-masing. Tak lupa aku minta tambahan rokok untuk dia. Kali ini dia terlihat rileks dan santai. Ngobrol kami mengalir. Tidak ada rasa canggung.</p>
<p>“Lancar, Bang?,” tanyaku.<br />
“Lumayan, pokoknya, dimana ada hujan, Saya akan datang. Hujan adalah harapan,” ucapnya.</p>
<p>“Dimana Abang menginap kalau diluar kota ini?”<br />
“Kalo tubuh ini minta istirahat, saya akan istirahat. Dimanapun itu,” jelasnya lagi. “Bagi Saya dunia ini adalah rumah. Karena itu saya selalu berjalan. Kalau ada hujan, Saya akan ada di sana. Hujan turun, saya yakin ada rezeki di situ,” tuturnya lagi.<br />
“Kalo rumah tetap Abang dimana?” ujarku mengulang pertanyaan.<br />
“Dunia ini adalah rumah sekaligus perjalanan saya,” jawabnya lagi.</p>
<p>Aku mengangkat alis mendengar jawabannya. Saat itu aku menarik kesimpulan jika lelaki di depanku ini adalah pejuang. Petarung untuk dirinya dan mungkin juga untuk orang-orang terdekatnya. Dia mau berjalan dari satu tempat ke tempat lain. Dia menawarkan mantel dan payung lipat bagi orang-orang yang membutuhkan tanpa ada rasa lelah terpancar dari wajahnya.</p>
<p>“Usah pikirkan apa aktifitas saya, Bang…” ucapnya seolah mengetahui yang ada dalam pikiranku.<br />
“Tidak, Bang, biasa saja,” ucapku.</p>
<p>Dia kemudian menyeruput kopinya.</p>
<p>“Aktifitas ini sudah lama saya lakoni. Saya sudah banyak berjumpa orang, wataknya, gayanya, dan sosialnya,” tuturnya lagi.</p>
<p>“Mungkin dagangan saya receh bagi mereka. Harganya murah. Tapi, saat hujan, mereka pasti butuh. Jika hujan reda, mungkin mereka acuh, dan mungkin juga mencampakanya,” ucapnya melanjutkan.</p>
<p>“Bagi saya, hujan adalah harapan. Jika ada hujan, saya pasti akan tiba di situ,” katanya lagi.</p>
<p>Aku mendengar setiap kalimat yang diucapkannya, mendengar semua intonasinya, raut wajahnya, hingga gestur tubuhnya. Tak terasa, lama juga kami mengobrol. Setelah itu, beberapa saat kami sama-sama terdiam. Larut dalam pikiran masing-masing.</p>
<p>Tiba-tiba lelaki itu izin pamit.</p>
<p>&#8220;Terima kasih, Bang, traktiran. Semoga rezeki Abang bertambah dan berkah,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Aamiin&#8230;Santai saja, Bang. Senang berbincang dengan Abang,&#8221; balasku.<br />
&#8220;Kemana Abang sekarang?&#8221; tanyaku lagi.<br />
&#8220;Saya akan selalu mencari hujan untuk hidup. Doakan, biar kita kembali bertemu dan cakap-cakap lagi,&#8221; balasnya.<br />
&#8220;Oya, lama kita ngobrol, tapi saya belum tahu nama Abang?&#8221;<br />
&#8220;Panggil saja saya &#8216;Si Pencari Hujan&#8217;,&#8221; ujarnya.<br />
Usai kami berjabat tangan, dia pun langsung pergi tanpa menoleh ke belakang.***</p>
<p>Ahad kedua Syawal 1447 H/2026 M</p>
<p>*) Fery Heriyanto, Jurnalis di Kepri</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pencari-hujan/">Si Pencari Hujan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guns N’ Roses Bakal Tampil di Singapura, Satu-satunya Konser di Asia Tenggara</title>
		<link>https://gokepri.com/guns-n-roses-bakal-tampil-di-singapura-satu-satunya-konser-di-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 03:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Guns N Roses]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129354</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) – Guns N’ Roses akan tampil di National Stadium Singapura pada Rabu (25/11/2026) <a class="read-more" href="https://gokepri.com/guns-n-roses-bakal-tampil-di-singapura-satu-satunya-konser-di-asia-tenggara/" title="Guns N’ Roses Bakal Tampil di Singapura, Satu-satunya Konser di Asia Tenggara" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/guns-n-roses-bakal-tampil-di-singapura-satu-satunya-konser-di-asia-tenggara/">Guns N’ Roses Bakal Tampil di Singapura, Satu-satunya Konser di Asia Tenggara</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> – Guns N’ Roses akan tampil di National Stadium Singapura pada Rabu (25/11/2026) sebagai bagian dari rangkaian Guns N’ Roses World Tour 2026. Konser ini menjadi satu-satunya penampilan band rock asal Los Angeles, Amerika Serikat, itu di kawasan Asia Tenggara dalam tur tahun ini.</p>
<p>Rangkaian tur 2026 mencakup sejumlah negara di Amerika Latin, Eropa, dan Amerika Utara. Pertunjukan dimulai dari Meksiko dan Brasil, kemudian berlanjut ke berbagai kota di Eropa, lalu ke Amerika Utara. Salah satu penampilan yang paling dinantikan penggemar adalah pertunjukan di Rose Bowl—lokasi yang tidak dikunjungi band ini selama lebih dari 30 tahun.</p>
<p>Bersamaan dengan pengumuman tur, Guns N’ Roses dijadwalkan merilis dua lagu baru berjudul “Nothin” dan “Atlas” pada 2 Desember 2026 melalui Geffen Records. Dua lagu itu menjadi rilisan baru pertama mereka sejak 2023. Band ini juga menerbitkan ulang boxset deluxe Live Era ’87–’93 dalam versi remaster dengan kualitas audio dan tampilan visual yang diperbarui.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/avenged-sevenfold-kembali-konser-di-jakarta-tiket-dijual-mulai-6-april/">Avenged Sevenfold Kembali Konser di Jakarta, Tiket Dijual Mulai 6 April</a></strong></p>
<p>Tiket konser di Singapura tersedia melalui situs resmi <a href="http://bit.ly/gunsnroses2026">bit.ly/gunsnroses2026</a>, dengan pilihan tiket reguler dan sejumlah paket VIP.</p>
<p>Berikut daftar harga tiket konser Guns N’ Roses di Singapura (estimasi kurs Rp15.500 per dolar AS):<br />
&#8211; VIP 1: 1.348–1.376 dollar (sekitar Rp20,8 juta–Rp21,3 juta)<br />
&#8211; VIP 2: 1.072–1.100 dollar (sekitar Rp16,6 juta–Rp17 juta)<br />
&#8211; Cat 1: 348 dollar (sekitar Rp5,3 juta)<br />
&#8211; Cat 2: 308–336 dollar (sekitar Rp4,7 juta–Rp5,2 juta)<br />
&#8211; Cat 3: 278–306 dollar (sekitar Rp4,3 juta–Rp4,7 juta)<br />
&#8211; Cat 4: 238–266 dollar (sekitar Rp3,6 juta–Rp4,1 juta)<br />
&#8211; Cat 5: 198–226 dollar (sekitar Rp3 juta–Rp3,5 juta)<br />
&#8211; Cat 6: 168–196 dollar (sekitar Rp2,6 juta–Rp3 juta)<br />
&#8211; Cat 7: 138–166 dollar (sekitar Rp2,1 juta–Rp2,5 juta)</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/apresiasi-nasabah-di-batam-cimb-niaga-hadirkan-mini-konser-dan-ngobrol-bisnis/">Apresiasi Nasabah di Batam, CIMB Niaga Hadirkan Mini Konser dan Ngobrol Bisnis</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/guns-n-roses-bakal-tampil-di-singapura-satu-satunya-konser-di-asia-tenggara/">Guns N’ Roses Bakal Tampil di Singapura, Satu-satunya Konser di Asia Tenggara</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Avenged Sevenfold Kembali Konser di Jakarta, Tiket Dijual Mulai 6 April</title>
		<link>https://gokepri.com/avenged-sevenfold-kembali-konser-di-jakarta-tiket-dijual-mulai-6-april/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 05:59:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Avenged Sevenfold]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129143</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) — Grup musik heavy metal asal California, Amerika Serikat, Avenged Sevenfold akan kembali <a class="read-more" href="https://gokepri.com/avenged-sevenfold-kembali-konser-di-jakarta-tiket-dijual-mulai-6-april/" title="Avenged Sevenfold Kembali Konser di Jakarta, Tiket Dijual Mulai 6 April" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/avenged-sevenfold-kembali-konser-di-jakarta-tiket-dijual-mulai-6-april/">Avenged Sevenfold Kembali Konser di Jakarta, Tiket Dijual Mulai 6 April</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Grup musik heavy metal asal California, Amerika Serikat, Avenged Sevenfold akan kembali menggelar konser di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada 10 Oktober 2026. Promotor Ravel Entertainment mengumumkan penjualan tiket dibuka mulai 6 April 2026 melalui laman a7xindonesia.com.</p>
<p>Pengumuman itu disampaikan Ravel Entertainment dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Penjualan tiket dibagi dalam dua tahap: pre-sale khusus penggemar terdaftar pada 6 April 2026, dan penjualan umum mulai 8 April 2026, keduanya pukul 13.00 WIB.</p>
<p>Pendiri Ravel Entertainment, Ravel Junardy, menyebut jumlah tiket yang dijual belum ditentukan, meski kapasitas JIS mencapai 40.000 penonton. “Kapasitas JIS 40.000, tapi kami masih melihat berapa tiket yang akan dijual — kemungkinan up to 40.000, tapi kami tidak ingin semuanya karena kami ingin semuanya mendapat spot menonton yang baik,” kata Ravel dalam konferensi pers tersebut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/marsya-dan-baceprot-metal-berhijab-mengguncang-dunia/">Marsya dan Baceprot: Metal Berhijab Mengguncang Dunia</a></strong></p>
<p>Tiket konser ditawarkan dalam delapan kategori dengan harga belum termasuk pajak, mulai dari Rp 665.000 untuk Kategori 3 sisi kanan/kiri hingga Rp 2.550.000 untuk Festival A. Rincian harga selengkapnya:</p>
<p>|Kategori |Harga |<br />
|&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;|&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;|<br />
|CAT 3 (Kanan/Kiri)|Rp 665.000 |<br />
|CAT 3 Center |Rp 785.000 |<br />
|CAT 2 (Kanan/Kiri)|Rp 1.100.000|<br />
|CAT 2 Center |Rp 1.550.000|<br />
|CAT 1 (Kanan/Kiri)|Rp 1.850.000|<br />
|CAT 1 Center |Rp 2.175.000|<br />
|Festival B |Rp 1.855.000|<br />
|Festival A |Rp 2.550.000|</p>
<figure id="attachment_129145" aria-describedby="caption-attachment-129145" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-129145" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/03/0BE65F37-87E0-4BB8-9B7F-5E59AF0749F4.jpeg" alt="Tiket konser avenged sevenfold" width="800" height="533" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/03/0BE65F37-87E0-4BB8-9B7F-5E59AF0749F4.jpeg 800w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/03/0BE65F37-87E0-4BB8-9B7F-5E59AF0749F4-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-129145" class="wp-caption-text">Poster layout tiket resmi konser Avenged Sevenfold di Jakarta yang akan digelar 10 Oktober 2026. (Dok. Ravel Entertainment)</figcaption></figure>
<p>Ravel menyampaikan bahwa seluruh personel band — Matt Shadows (vokal), Synyster Gates (gitar), Zacky Vengeance (gitar), Johnny Christ (bas), dan Brooks Wackerman (drum) — telah menyatakan antusias untuk kembali tampil di Indonesia. “Mereka bilang sama saya antusias banget, mereka punya sesuatu yang baru, mereka kangen banget sama fansnya di Indonesia. Mereka juga merasa Indonesia itu sangat spesial dan berjanji sama saya bakal menampilkan sesuatu yang spesial,” ujar Ravel.</p>
<p>Kabar kedatangan Avenged Sevenfold sebenarnya telah lama beredar di kalangan penggemar, yang menyebut diri Deathbat. Vokalis Matt Shadows sebelumnya mengisyaratkan rencana konser di Jakarta melalui interaksinya dengan penggemar Indonesia di kanal komunitas Indonesian Chat pada platform Discord. Tangkapan layar percakapan itu sempat beredar luas di media sosial.</p>
<p>Avenged Sevenfold terakhir tampil di Indonesia pada 25 Mei 2024 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, dalam rangkaian tur Asia band tersebut. Sebelumnya, mereka hadir di Indonesia pada 2015. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/harga-tiket-konser-maroon-5-di-jakarta-mulai-rp145-juta-cek-jadwalnya/">Harga Tiket Konser Maroon 5 di Jakarta Mulai Rp1,45 Juta, Cek Jadwalnya</a></strong></p>
<div class="entry-main-single">
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/avenged-sevenfold-kembali-konser-di-jakarta-tiket-dijual-mulai-6-april/">Avenged Sevenfold Kembali Konser di Jakarta, Tiket Dijual Mulai 6 April</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/114 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-05 05:53:57 by W3 Total Cache
-->