Batam (gokepri.com) – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Kepri di hari pertama terganggu akibat adanya pemadaman listrik, terutama di Batam dan Tanjungpinang.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung mengatakan, persiapan panitia PPDB untuk penerimaan peserta Didik baru sudah baik. Panita sudah diberikan beberapa pelatihan untuk menghadapi permasalahan saat PPDB.
“Kesiapannya sudah kami sosialisasikan. Namun akhir ini sering mati lampu,” kata dia 13 Juni 2022.
Baca Juga: Siap-siap Besok PPDB SMA dan SMK di Kepri Dibuka
Ia menjelaskan, Disdik Kepri telah meminta PLN agar pemadaman tersebut tak terus terjadi. Andi khawatir, pemadaman itu akan menganggu proses PPDB yang menggunakan sistem daring atau online.
“Kemarin sudah komunikasi dengan PLN. Kami berharap tidak ada kendala. Sejauh ini juga seluruh server tidak ada kendala,” kata dia.
Selain itu, Disdik Kepri juga meminta agar setiap satuan pendidikan memiliki mesin genset sendiri sebagai langkah antisipasi jika terjadi pemadaman listrik. Di sisi lain, Andi Agung memastikan seluruh server di Kepri berjalan lancar.
“Server kami pastikan aman,” kata Andi.
Untuk diketahui, Saat ini PPDB tingkat SMA/SMK di Kepri dibuka untuk jalur prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua.
Pengumuman lolos atau tidaknya siswa yang mendaftar akan diumumkan pada tanggal 21 Juni 2023, setelah itu pada tanggal 22 Juni 2023 dilanjutkan PPDB untuk jalur zonasi.
Hana, warga Batam Kota mengaku sempat mengalami error saat mencoba mendaftarkan anaknya di salah satu SMAN di Batam. Ia mendaftarkan anaknya untuk jalur prestasi.
“Sempat error, mungkin karena banyak yang buka link, tapi Alhamdulillah sudah bisa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









