Harga Tiket Feri Batam-Singapura Hambat Pemulihan Pariwisata

Harga Tiket Feri Batam-Singapura
Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyuddin meninjau Terminal Feri Internasional Batam Centre, Jumat 17 Juni 2022. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Harga tiket feri Batam-Singapura yang belum normal menjadi perhatian DPRD Provinsi Kepulauan Riau karena menghambat pemulihan sektor pariwisata.

Anggota komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin menyayangkan harga tiket yang belum juga normal. Pihaknya akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama agen opreator kapal untuk membahas harga tiket yang dijual sekitar Rp800.000.

“Saya minta kepada pimpinannya (operator feri) yang ada di Singapura untuk hadir membahas harga tiket,” kata Wahyu saat melakukan kunjungan ke pelabuhan Batam Center Jumat 17 Juni 2022.

Menurut dia, dengan harga tiket yang masih tinggi memberatkan wisman untuk berkunjung ke Kepri. Ia meminta BUMD Kepri dalam hal ini PT Pelabuhan Kepri terlibat dalam pelayaran internasional ini jika harga tiket tak kunjung turun.

“Nanti kami akan mendorong BUMD juga untuk terlibat usaha ini, kenapa tidak karena ini menguntungkan kita lihat beberapa operator itu berebut kenapa tidak BUMD hadir di sini,” kata dia.

Ia berharap harga tiket feri dapat kembali normal. Sehingga pariwisata Kepri dapat bergeliat. Sebab, jika tidak ada undang-undang perlindungan konsumen yang mengatur pelayanan masyarakat.

“Kami akan bahas ini. Dalam beberapa hari ini semoga saja ada solusi win to win kalau tidak ada undang-undang nya bisa pidana,” kata dia.

Sementara itu, Manajer Operasional PT Synergy Tharada pengelola Pelabuhan Internasional Batam Centre, Nika Astaga mengatakan, kunjungan turis yang datang ke Kepri sudah mulai ramai.

“Pertanggal 15 Juni 2022 sudah 3.000 ribu lebih untuk keberangkatan dan kedatangan,” kata dia.

Pelabuhan internasioal Batam Center juga sudah melayani 49 trip dalam sehari. “Kami sudah normal sekarang,” kata dia.

Penulis: Engesti

Pos terkait