Harga BBM Tidak Naik, Pembelian Pertalite dan Biosolar Dibatasi 50 Liter per Hari

Pertamax kosong
SPBU Pertamina di kawasan Batam Center, Batam, September 2025. GOKEPRI/Candra Gunawan

JAKARTA (gokepri) — Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik bersubsidi maupun nonsubsidi, di tengah gejolak geopolitik global yang menekan harga energi dunia. Bersamaan dengan itu, pemerintah menetapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar sebanyak 50 liter per hari untuk kendaraan pribadi roda empat, menggunakan sistem barcode MyPertamina.

Kebijakan itu diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang dipantau secara daring dari Jakarta, Selasa (31/3/2026). “Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode MyPertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraan,” ujar Airlangga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjelaskan batas 50 liter per hari dinilai sudah mencukupi untuk mengisi tangki kendaraan pribadi hingga penuh. “Sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter. Itu tangki sudah penuh. Satu hari. Jadi kami akan mendorong ke sana,” kata Bahlil.

HBRL

Baca Juga: Mulai 1 April, Warga Malaysia Hanya Boleh Beli 200 Liter RON 95 Per Bulan

Ketentuan pembatasan itu tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 tentang pengendalian penyaluran BBM bersubsidi oleh Pertamina. SK itu mengatur batas pembelian Pertalite dan Biosolar untuk beberapa kategori kendaraan sebagai berikut: kendaraan pribadi roda empat maksimal 50 liter per hari; kendaraan umum roda empat maksimal 80 liter per hari; serta kendaraan angkutan umum roda enam atau lebih maksimal 200 liter per hari. Ketentuan yang sama juga berlaku untuk kendaraan pelayanan umum seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah.

“Yang untuk 50 liter tadi itu untuk per mobil, tidak berlaku untuk angkutan truk. Truk kan harus lebih banyak, angkutan umum, bis, itu pasti lebih dari itu standarnya,” tegas Bahlil.

Di sisi hilir, PT Pertamina (Persero) menyatakan siap menjalankan kebijakan pemerintah. “Pertamina siap menjalankan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah krisis energi global,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, Selasa (31/3/2026).

Baron menyebut prioritas utama Pertamina saat ini adalah memastikan ketersediaan energi dan mengoptimalkan rantai pasok hingga ke seluruh pelosok negeri. Pertamina Patra Niaga selaku anak usaha di sektor hilir juga memperkuat koordinasi dengan pemasok dan mengoptimalkan sistem distribusi guna menjaga pasokan tetap aman.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu pembelian panik. “Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Masyarakat Diminta Tenang

Pemerintah menyampaikan bahwa tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non subsidi, per 1 April 2026. Hal ini merespons ramainya informasi keliru yang beredar bahwa harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis.

Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat.

“Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” kata Prasetyo dalam pernyataan resmi, Selasa (31/3).

Prasetyo mengimbau masyarakat tetap tenang. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegasnya. ANTARA

Baca Juga: Viral Harga BBM Bakal Naik, Berikut Penjelasan Pertamina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait