Gelar Doa Bersama, Bupati Lingga Serap Aspirasi dan Kritik dari Warga

Doa Bersama Lingga
Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar kegiatan doa bersama dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, agama, kepala desa dan camat, di Gedung Daerah, Dabosingkep, Jumat (15/10/2021). (foto: gokepri/Jamariken)

Lingga (gokepri.com) – Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar kegiatan doa bersama dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, agama, kepala desa dan camat, di Gedung Daerah, Dabosingkep, Jumat (15/10/2021).

Dalam pertemuan ini, turut dilakukan penyerahan insentif secara simbolis bagi tenaga pengajar kaligrafi, tahfis dan tilawah.

Bupati Lingga Muhammad Nizar menyampaikan terselenggaranya kegiatan ini selain untuk menguatkan keimanan.

Pertemuan tersebut juga sekaligus merajut silaturahmi bersama masyarakat, serta menjaring ide-ide, saran dan masukan, serta kritikan dari masyarakat yang nantinya bisa menjadi bahan pertimbangan dalam membangun Kabupaten Lingga.

“Apa yang ingin masyarakat sampaikan akan kami tampung dan cari solusinya. Saya percaya dan yakin mudah-mudahan apa yang kita buat ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Karena tanpa adanya doa dan silaturahim, rasanya tak ada makna yang kami lakukan,” jelasnya.

Dia menerangkan kegiatan ini sebelumnya telah dilakukan dan sempat terkendala karena pandemi.

Dengan melihat kondisi lingkungan yang hampir stabil dari kasus covid-19, kegiatan ini diberlanjutkan dan direncanakan akan diadakan setiap bulannya.

Tidak hanya terpusat di Dabo, tetapi akan menyebar ke kecamatan-kecamatan lainnya.

“Karena kasus ini sudah mulai melandai maka Insyaallah setiap bulan akan dilaksanakan doa bersama dan silahturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, kades dan camat,” terang dia.

Turut hadir pada kegiatan ini Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga, Camat, kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, impinan pondok pesantren serta masyarakat Dabosingkep. Kegiatan juga diisi dengan tausiyah Syekh Muntahar dari Jakarta. (Tam)

|Baca Juga: Pemkab Lingga Kumpulkan Investor Tambang, Ingatkan Soal Peraturan Pertambangan

BAGIKAN