Natuna (gokepri.com) – Badan Pengelola Geopark Nasional Natuna, Kepulauan Riau, menjalin kerja sama dengan tiga Geopark di Indonesia, yakni Unesco Global Geopark Batur Bali, Geopark Kebumen, dan Geopark Nasional Ranah Minang Silokek.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Natuna melalui pengembangan geowisata berskala internasional.
Sekretaris Pengelola Geopark Nasional Natuna, Tukino, mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang mencakup komitmen bersama untuk mendukung pelestarian dan pengembangan Geopark Nasional Natuna serta geopark lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Natuna Geopark Ride 2024, Promosi Wisata Lewat Sport Tourism
“Kerja sama ini bertujuan menjadikan kawasan geopark sebagai pusat pendidikan, pelatihan, konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Tukino, Rabu 25 September 2024.
Tukino menjelaskan bahwa MoU tersebut meliputi beberapa aspek penting, seperti pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, serta peningkatan potensi sumber daya alam melalui penelitian dan pengkajian.
Selain itu, pengembangan sektor pariwisata juga akan ditingkatkan melalui promosi, pemasaran, dan perencanaan pembangunan yang terintegrasi.
“Kerja sama ini juga akan melibatkan pertukaran informasi dan pengalaman antara pengelola geopark, serta pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas pemuda geopark,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Natuna. Berdasarkan data, jumlah wisatawan yang datang ke Natuna pada tahun 2023 mencapai 31.064 orang, naik 10 persen dari tahun 2022 yang tercatat sebanyak 26.988 orang.
Tukino menambahkan bahwa berkas kerja sama telah ditandatangani oleh semua pengelola dari tiga geopark tersebut pada Selasa (24/9/2024). Namun, dari pihak Natuna, penandatanganan belum dilakukan karena ketua harian Geopark Nasional Natuna tidak hadir dalam acara tersebut.
“Meskipun belum ditandatangani, kerja sama ini sudah sah. Nantinya, dokumen akan dibawa kembali ke Natuna untuk ditandatangani oleh ketua harian,” kata dia. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









