Ekonomi Kepri Triwulan Kedua Terjun Bebas, Terendah se-Sumatera

Ekonomi Kepri
Laporan investasi di Kepri berdasarkan data BKPM. (Gokepri.com)

BATAM (gokepri.com) – Ekonomi Kepri sepanjang triwulan II/2020 terjun bebas akibat wabah pandemi Covid-19 sampai menjadi yang terendah di seluruh Sumatera. Data terbaru BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Kepri terkontraksi 6,66 persen.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri yang dirilis Rabu (5/8/2020), seluruh komponen penyumbang pertumbuhan kompak terkontraksi.

Kontraksi tertinggi dialami sektor jasa sampai minus 96,11 persen dari komponen produksi. Sedang Komponen pengeluaran setali tiga uang. Belanja atau konsumsi pemerintah mengalami kontraksi tertinggi hingga minus 15,45 persen.

Indikator investasi dilihat dari komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto juga negatif dengan kontraksi 7 persen.

Lihat Juga: BP Batam Serahkan Bantuan Paket Sembako di Kecamatan Sekupang

Pertumbuhan triwulan kedua ini juga terkontraksi sangat dalam dibanding periode yang sama tahun hingga minus 7,55 persen.

Adapun berdasarkan pertumbuhan kalender 2020, ekonomi Kepri masih juga minus 2,32 persen dibanding periode tahun lalu.

Dalam lingkup regional, PDRB Kepulauan Riau triwulan II-2020 memberikan kontribusi sebesar 7,43 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.

Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan II 2020 ini tercatat turun sebesar 6,66 persen (YoY), terendah di Sumatera.

Sementara Provinsi Bangka Belitung turun sebesar 4,98 persen dan Sumatra Barat turun sebesar 4,91 persen. Sementara untuk pulau Sumatra sendiri, mengalami kontraksi sebesar 3,01 persen (YoY).

Penurunan ekonomi Kepri bahkan lebih tinggi dari nasional yang terkontraksi sebesar 5,32 persen (YoY). (Cg)

Editor: Candra

BAGIKAN