Dugaan Korupsi Cukai di Bintan, KPK Geledah 4 Lokasi di Batam

Kpk geledah bp bintan
Penyidik KPK dikawal sejumlah anggota kepolisian menggeledah Kantor BP FTZ Bintan, Senin (1/3/2021) pagi. (Foto: Nikolas Panama)

Batam (gokepri.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di Kota Batam pada Jumat (5/3/2021). Penggeledahan itu terkait dugaan kurpsi pengaturan barang kena cukai di BP Bintan.

“Jumat (5/3/2021) tim penyidik KPK selesai melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda di Kota Batam,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (6/3/2021).

Keempat lokasi tersebut adalah di kawasan Perumahan Rafflesia, Batam. Kemudian kawasan Perumahan Bukit Indah Sukajadi, kantor PT Golden Bamboo Bintan (GBB) di kawasan Lytech Industri, dan kawasan Perumahan Sawang Permai.

“Dari penggeledahan kita temukan dan amankan sejumlah dokumen dan barang yang berhubungan dengan perkara ini,” kata Ali.

Selanjutnya, temuan itu akan divalidasi dan dianalisa untuk diajukan penyitaan yang akan menjadi bagian dalam berkas perkara penyidikan perkara dimaksud.

Sebelumnya, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), juga telah melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang bukti dari sejumlah rumah dan Gudang di Tanjungpinang dan Bintan.

Baca juga: DUGAAN KORUPSI BP BINTAN: Penyidik KPK Kantongi Barang Bukti

Sejumlah rumah yang digeledah di Tanjungpinang itu adalah di Jalan Sultan Sulaiman, Perumahan Rawa Sari, dan rumah di Jalan Haji Ungar Tanjungpinang. Sebelumnya Tim penyidik KPK juga melakukan penggeledahan rumah dan kantor kepala daerah di Bintan, kantor BP Bintan, serta gudang rokok dan minuman beralkohol (mikol) di Tanjung Uban. (wan)

BAGIKAN