DPRD Batam: Camat Batam Kota dan Lurah Baloi Permai Tak Peduli Nasib Warganya

RDP Komisi III DPRD Kota Batam bersama manajemen Pollux Habibie dan warga Perumahan Citra Batam, Senin (10/2/2020).

Batam (gokepri.com) – Ketidakhadiran Camat Batam Kota dan Lurah Baloi Permai dalam rapat dengar pendapat (RDP) membuat Komisi III DPRD Kota Batam meradang. RDP digelar di ruang rapat Komisi III DPRD Batam, Senin (10/2/2020), membahas dampak runtuhnya pagar pembatas proyek Pollux Habibie.

Para pihak terkait hadir dalam RDP, di antaranya manajemen Pollux Habibie dan warga Perumahan Citra Batam Center. Sementara Camat Batam Kota dan Lurah Baloi Permai justru tak hadir. Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean menyatakan kekesalannya terhadap Camat Batam Kota dan Lurah Baloi Permai yang dinilai tidak peduli dengan nasib warganya.

“Saya sangat menyangkan sikap dari Lurah dan Camat ini, sepertinya mereka tidak peduli dengan kondisi nasib warga Perumahan Citra Batam ini,” katanya.

Tidak diketahui apa alasan Camat Batam Kota dan Lurah Baloi Permai memilih mangkir rapat bersama anggota dewan. Padahal, menurut Werton, pihaknya sudah mengundang secara resmi camat dan lurah untuk hadir dalam rapat, bukan diwakilkan Dengan hadirnya camat dan lurah diharapkan persoalan segera selesai dan warga bisa beraktivitas seperti biasa.

“Tapi yang hadir dari Camat dan Lurah hanya perwakilan saja. Saya sangat menyayangkan ini, pemerintah itu harus hadir di tengah-tengah masyarakatnya,” katanya.

BAGIKAN