Disperindag Kepri Gencarkan Ekspor Produk Olahan Ikan

harga cabai di kepri
Kepala Disperindag Kepri Aries Fhariandi. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Riau (Kepri) gencar mendorong ekspor produk olahan ikan dari Provinsi Kepri untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Kepala Disperindag Kepri Aries Fhariandi mengatakan, telah melakukan berbagai inisiatif untuk memfasilitasi para pelaku usaha perikanan dan UMKM dalam mengembangkan produk olahan ikan yang berkualitas ekspor.

Ia mengatakan dari sisi produknya tentu ada dinas terkait yang melakukan pembinaan. Sementara dari sisi eksportirnya, Disperindag Kepri yang melakukan pembinaan.

HBRL

Baca Juga: 13 Ribu UMKM di Kepri Sudah Tersertifikasi Halal

“Eksportir-ekportir yang ada di Kepri tentu di bawah pembinaan kami,” ujarnya, kemarin.

Salah satu program yang dijalankan Disperindag Kepri adalah pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM di sektor perikanan untuk meningkatkan kualitas produk dan kemasan.

Selain itu, Disperindag Kepri juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses perizinan ekspor dan memastikan produk olahan ikan memenuhi standar internasional.

“Kami punya alat pres dan anti bakteri itu bisa digunakan para pelaku UMKM,” kata dia.

Salah satu produk olahan ikan yang menjadi unggulan untuk diekspor adalah ikan asin, kerupuk ikan, fillet ikan beku dan ikan kaleng.

Produk-produk ini telah mendapatkan respon positif dari beberapa negara tujuan ekspor seperti Singapura, Malaysia, dan Jepang.

“Permintaan dari pasar internasional cukup tinggi, dan ini merupakan peluang besar bagi para pelaku usaha di Kepri untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka,” kata dia.

Ia berharap, produk olahan ikan dari Kepulauan Riau dapat semakin dikenal di pasar internasional dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.

Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memotivasi para pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka.

“Kami juga sediakan modal usaha bunga nol persen untuk para pelaku UMKM, syaratnya juga gampang,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait