Dari Truk Konvensional menuju Truk Listrik

truk listrik
Seorang model berdiri di samping kendaraan niaga truk Mitsubishi Fuso 'Fighter' varian terbaru saat diluncurkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019. (ANTARA FOTO/zarqoni maksum)

Tahun 2007 menjadi era baru bagi Mitsubishi Colt Diesel yang tampilannya berubah total sesuai regulasi Euro 2. Mereka juga menggunakan teknologi Mitsubishi Fuso In Dash Gear Shift dengan mengubah desain posisi tuas transmisi yang menyatu dengan dashboard.

Pada 2009 lahir Colt Diesel Super HD di segmen medan berat, disusul Colt Diesel HDL bertenaga 136PS dan tiga varian baru FUSO FV51 JH Tractor Head 380PS, FUSO FN 627 6×4 25PS, FUSO FN 617 6×2 220PS LONG WHEELBASE pada 2012.

Kiprah Fuso berbuah manis pada medio 2017 ketika mereka menyabet predikat MURI untuk “Pencapain Penjualan Satu Juta Unit Kendaraan Niaga Mitsubishi di Indonesia”. Pada tahun yang sama, Fuso mengenalkan Colt Diesel dengan New Front Grill “FUSO” yang disusul kemunculan Fuso Fighter di segmen MDT (medium duty truck).

Tidak sampai setahun setelah kemunculan Fuso Fighter terbaru, KTB Fuso langsung membawa eCanter yang sepenuhnya berpenggerak listrik dengan mengundang para eksekutif dan pebisnis dalam satu “Business Meeting” untuk menindaklanjuti peluang tersebut.

Tantangan Market Leader

Bertepatan dengan perjalanan 50 tahun Fuso di Indonesia, KTB pada tahun ini memikul tantangan untuk menyesuaikan target dengan kondisi pasar yang tergerus pandemi COVID-19.

Pada awal tahun 2020, KTB mematok target penjualan 46.900 unit kendaraan dengan tetap fokus meningkatkan dominasinya sebagai “absolute market leader”.

Mengacu data 2019, Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga secara absolut sebesar 44,2 persen yang setara dengan 41,736 unit kendaraan. Secara detail, Colt Diesel terjual 36.575 unit dengan market share 55,4 persen di segmen LDT, sedangkan di segmen Fuso dan Fighter sebanyak 5.161 unit dengan market share 23,4 persen.

Untuk mempertahankan posisi tersebut, KTB menyiapkan line up terbaru serta penyesuaian model guna menjawab kebutuhan pasar, yaitu MDT Fighter FN61FL HD (6×2) bermesin 270 PS, Transmisi Eaton 9-percepatan, Final Gear 6.166, serta panjang sasis 9,8 meter untuk sektor logistik on-road.

KTB juga menyiapkan Custom Tailored Truck (CTT) yang dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Untuk layanan purna jual, mereka memperluas jaringan FUSO Fleet Workshop untuk memenuhi kebutuhan service dan spare parts di lokasi konsumen, FUSO Maintenance Package untuk memastikan kendaraan konsumen dalam keadaan optimal, serta perluasan bisnis suku cadang dengan menghadirkan line up terbaru.

“Kendaraan Mitsubishi telah berkontribusi di Indonesia sejak tahun 1970, untuk itulah tahun 2020 juga merupakan momentum perayaan 50 tahun kontribusi Mitsubishi Fuso untuk Indonesia,” demikian tulis KTB Fuso dalam siaran pers. (can)

|Baca Juga:

Pos terkait