Citilink Turunkan Harga Tiket hingga 21 Persen Jelang Lebaran 2026

Laju inflasi Kepri
Tiket angkutan udara menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kepri pada Desember 2022. (foto: Citilink)

TANGERANG (gokepri) — Citilink menurunkan harga tiket hingga 18–21 persen pada periode Angkutan Lebaran 2026. Diskon berlaku untuk penerbangan 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro mengatakan penyesuaian tarif itu mengikuti kebijakan stimulus pemerintah untuk mudik Lebaran.

“Sesuai arahan pemerintah, penurunan harga sekitar 18 sampai 21 persen,” kata Darsito di Garuda Maintenance Facility (GMF), Jumat (13/2/2026).

HBRL

Baca Juga: Tiket Kapal PELNI Diskon 30 Persen untuk Mudik Lebaran

Sebagai gambaran, tarif rata-rata rute Jakarta–Medan yang biasanya sekitar Rp1,9 juta turun menjadi Rp1,6 juta selama periode tersebut.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Citilink menambah 20 penerbangan menjelang Idulfitri. Dari rata-rata 230 penerbangan per hari, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 250 penerbangan per hari untuk rute domestik dan internasional.

Maskapai ini saat ini mengoperasikan 41 pesawat untuk melayani kebutuhan mudik. Darsito belum memerinci target jumlah penumpang selama periode puncak tersebut.

Program diskon tiket ini merupakan bagian dari stimulus transportasi Angkutan Lebaran 2026 dengan total anggaran Rp911,16 miliar. Pada sektor udara, pemerintah menetapkan potongan tarif kelas ekonomi rute domestik sebesar 17–18 persen untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Sebagian potongan harga berasal dari pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah untuk tiket ekonomi domestik. Fasilitas ini mencakup tarif dasar dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut mobilitas saat Lebaran dan Natal-Tahun Baru sebelumnya mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal IV periode lalu, pertumbuhan tercatat mencapai 5,39 persen.

Data pemerintah menunjukkan mobilitas masyarakat pada Idulfitri 2025 mencapai 154,62 juta orang, sementara pada periode Nataru mencapai 110,43 juta orang.

Dengan diskon tarif dan tambahan penerbangan, maskapai berharap arus mudik tahun ini tetap terkendali sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah tingginya permintaan perjalanan. BISNIS.COM

Baca Juga: Garuda Indonesia Siapkan Citilink A320 untuk Beroperasi Setiap Hari di Bandara RHF Tanjungpinang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait