Cara Terhindar dari Modus Penipuan Saat Bertransaksi Digital

Ilustrasi. Transaksi pembayaran digital. Foto: Freepik.com

Batam (gokepri.com) – Di zaman yang serba digital ini transaksi pembayaran menggunakan digital merupakan hal yang tak bisa dihindari. Berikut ini tips terhindar dari penipuan saat bertransaksi digital.

SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari mengatakan kebiasaan belanja online masyarakat yang diikuti dengan meningkatnya transaksi digital perlu diimbangi dengan pemahaman tentang cara bertransaksi yang aman.

“Terlebih jika mengingat saat ini modus penipuan transaksi digital pun semakin beragam,” ujarnya dalam rilis pers, Senin 14 Agustus 2023.

Baca Juga: Perusahaan Pembayaran Digital Singapura Ekspansi ke Indonesia

Salah satu penyebab banyaknya penipuan ini karena indeks literasi digital di Indonesia masih rendah, selain itu pilar keamanan digital juga masih rendah.

Indina mengatakan tren belanja online yang semakin populer juga memberikan peluang bagi para penipu.

Kredivo juga memberikan tips penting kepada masyarakat. Pengguna diingatkan untuk tidak memberikan informasi pribadi seperti user ID, password, dan kode OTP kepada pihak lain.

Selain itu, nomor Induk Kependudukan (NIK), foto KTP, dan foto selfie dengan KTP tidak boleh dibagikan secara sembarangan. Aktifkan pula Two-Factor Authentication (2FA) sebagai kunci ganda keamanan akun.

Pengguna juga diminta untuk tidak membuka tautan atau menerima telepon dari orang asing, serta selalu memeriksa alamat website dengan “https://” sebelum bertransaksi.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya bijaksana dalam bertransaksi secara digital dan senantiasa menjaga keamanan akun pribadi mereka,” kata Indina.

Selain itu Kredivo, sebagai pelaku pembayaran digital, tidak hanya menawarkan layanan yang mempermudah transaksi, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan keamanan yang optimal.

Kredivo mengambil langkah preventif untuk mencegah modus penipuan, seperti peningkatan level keamanan setara dengan bank, metode otentikasi dua faktor (2FA), dan enkripsi data pengguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara