Car Free Day, Lingga Manfaatkan Bekas Lahan PT Timah Jadi Ruang Publik

Car Free Day Lingga
Pemkab Lingga bersama HIPMI menggelar Car Free Day di area implasemen eks PT Timah di Dabo Singkep, Minggu (14/3/2021). (foto: gokepri/tam)

Lingga (Gokepri.com) – Kampus Politeknik di implasemen eks PT Timah Dabo menjadi lokasi acara Car Free Day. Seperti acara serupa di Jakarta, masyarakat memakai kesempatan itu untuk berolahraga, berjualan atau cuma jalan-jalan bersama keluarga.

Bupati Lingga Muhammad Nizar bersama Wakil Bupati Lingga Neko Wesha turut mengikuti kegiatan Car Free Day itu dengan kegiatan senam sehat, bersepeda serta menikmati bazar kuliner UMKM pada Minggu (14/3/2021) pagi.

Bupati Lingga usai melakukan berbagai kegiatan mengatakan daerah Implasmen yang selama ini tidak dimanfaatkan akan menjadi salah satu cara untuk menghidupkan ekonomi masyarakat dengan mengerakkan Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM).

HBRL

Kemudian ada pusat oleh-oleh yang dikelola Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) atau PKK Kabupaten Lingga, untuk menginventarisir semua produk oleh-oleh yang ada di Kabupaten Lingga, seperti makanan, kerupuk, ikan teri dan lainnya yang telah dikemas dengan rapi.

“Untuk itu, kami bekerjasama dengan HIPMI untuk mengelola kawasan yang kita lihat hari ini, agar adanya efek ekonomi untuk UMKM yang di Dabo Singkep khususnya, supaya ada gairah dan dapat lahan untuk mencari perekonomian baru bagi mereka,” kata Nizar.

Bupati akan menyiapkan lahan hijau ini untuk mereka yang mau membuka usaha namun dibatasi dari jam 06.00 pagi hingga jam 10.00 pagi.

Pemkab Lingga bekerja sama dengan DPRD Lingga untuk menghidupkan suasana. “Kami melaksanakan Car Free Day dengan bersepeda serta olah raga pagi, senam dan ini akan kita jadikan momen yang dilaksanakan setiap Minggu satu kali,” papar Nizar.

Setiap kegiatan ditentukan penanggungjawabnya masing-masing. Untuk senam, Nizar meminta Dinas Pendidikan untuk mengelola. Dan Dinas Pariwisata mengelola acara Car Free Day.

“UMKM supaya ini bisa dikelola dengan baik, apakah nanti dengan gerobak yang disamakan, kami Pemda dan teman-teman DPRD bersama untuk bekerja, membangun membuat suasana nyaman, dan kami minta HIPMI diberikan peluang untuk mengelola UMKM ini, supaya ada yang ngatur atau yang mengelola sehingga tidak ribut,” terangnya.

Selain itu, kata Bupati lagi, untuk masalah kebersihan, mereka melibatkan dinas yang lain, dan Satpol PP juga terlibat untuk menjaga baik pagi, siang dan malam.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan efek yang baik bagi masyarakat kita, apalagi di tengah-tengah pandemi Covid-19, suasana seperti ini walau pun pelan tapi kita melangkah pasti,” sambung dia.

“Ini bagian kecil yang telah kita wujudkan hari ini, namun ada program-program besar yang kita tunggu tanggal mainnya, mudah-mudahan dalam beberapa minggu kedepan, kita akan bicara dengan teman-teman DPRD bagaimana untuk penguatan ekonomi yang lainnya,” ujarnya. (Tam)

|Baca Juga: Lingga Gagas Car Free Day di Dabo Singkep

Pos terkait