Bupati Karimun Bakal Ajukan Pinjaman Rp135 Miliar Topang APBD 2026

Bupati Karimun, Iskandarsyah menjelaskan rencana akan mengajukan pinjaman sebesar Rp135 miliar untuk menopang APBD Karimun tahun anggaran 2026. (Ilfitra/gokepri.com)

KARIMUN (gokepri.com) – Bupati Karimun Iskandarsyah bakal mengajukan pinjaman sebesar Rp135 miliar untuk menopang APBD Karimun tahun anggaran 2026. Hanya saja, dirinya masih belum menentukan kepada bank mana pinjaman itu akan diajukan.

Bupati Iskandar menyebut, salah satu bank yang menjadi opsi untuk pengajuan pinjaman adalah Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

“Ada beberapa bank yang menjadi opsi pinjaman kita, salah satunya di BRK. Namun ada bank lainnya, jadi masih kita pikirkan,” ujar Iskandarsyah di kediaman dinasnya, Rabu 26 November 2025.

HBRL

Dikatakan, dana Rp135 miliar itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur hingga penggunaan yang memiliki dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dana ini akan kita alokasikan tepat sasaran, seperti pemerataan infrastruktur dan lainnya yang memberikan dampak langsung terhadap kontribusi PAD kita,” ungkapnya.

Iskandar membocorkan untuk pembiayaan iuran pinjaman tersebut, pihaknya nanti fokus menarik pendapatan dari pajak tambang.

“Perkiraan kita penerimaan pajak tambang tahun depan naik hingga 106 miliar rupiah,” katanya.

Dari angka tersebut, akan disisihkan Rp35 miliar untuk melakukan pembayaran pinjamannya.

“Jadi tidak akan kita bebankan ke masyarakat seperti menaikkan pajak atau lainnya,” sambungnya.

Untuk skema pembayaran pinjaman akan membutuhkan waktu empat tahun berjalan. Polanya, tahun pertama dibayar Rp35 miliar, tahun kedua Rp35 miliar, tahun ketiga Rp35 miliar dan tahun keempat Rp30 miliar.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait