BPJS Kesehatan Batam Mulai Program Pesiar di Desa Pongkar

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Batam, Adithia Darma. Foto: Gokepri.com/ Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – BPJS Kesehatan Cabang Batam memulai program Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (Pesiar) di Desa Pongkar, Kabupaten Karimun.

Program Pesiar bertujuan untuk mempercepat capaian Universal Health Coverage (UHC) di tingkat desa.

Program ini melibatkan perangkat daerah setempat untuk menjangkau penduduk desa yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga: BPJS dan Pegadaian Kerja Sama Permudah Pembayaran Iuran Peserta

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Batam, Adithia Darma mengatakan wilayah kerja (BPJS) kantor cabang Batam ada di Batam dan Karimun.

“Batam kan tidak ada desa ya, jadi di karimun yang kita lakukan di Desa Pongkar. Kita sudah mulai menunjuk agen di sana, untuk melaksanakan program Pesiar,” kata dia Senin, 18 September 2023.

Program Pesiar sejalan dengan SDGs Desa yang menargetkan 100 persen cakupan penduduk desa sebagai peserta JKN.

Program ini juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN.

“Sebagai bagian dari membantu atau kontribusi BPJS Kesehatan dalam menyukseskan program SDGs Desa di masing-masing wilayah kabupaten kota,” ujar Adithia.

BPJS Kesehatan juga telah menjalankan pilot project di 126 desa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Kalau untuk di Kota Batam, ini merupakan pilot project yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan Menteri Desa, jadi tahun ini memang belum keseluruhan desa. Direncanakan di awal 2024 seluruh daerah yang memiliki desa itu sudah menjalankan program pesiar ini,” kata Adithia.

Kepala BPJS Cabang Batam, Manna mengatakan dalam program Pesiar, perangkat desa akan berperan sebagai Agen Pesiar.

Mereka akan diberi pembekalan untuk melakukan pemetaan data penduduk desa, penyisiran wilayah berdasarkan hasil pemetaan, serta kegiatan advokasi dan sosialisasi terkait Program JKN.

Manna berharap program Pesiar dapat mendorong percepatan UHC demi memberikan perlindungan kesehatan seluruh penduduk desa di Indonesia.

“Sehingga di tahun 2024 harapan pemerintah itu sudah 98 persen terjamin JKN,” kata Manna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN