BATAM (gokepri.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam sebut gelombang laut di satu daerah di Kepri hari ini, Minggu 26 Februari 2023 berpotensi mencapai 6 meter.
Selain satu daerah itu, 3 daerah lainnya di Kepri juga diberikan status peringatan dini alias warning.
Forecaster BMKG Hang Nadim Addini mengatakan masyarakat di Kepri diminta waspada terhadap potensi gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian 2 meter di wilayah perairan Lingga.
“Potensi gelombang laut juga harus diwaspadai di wilayah perairan Bintan yang dapat mencapai 3,5 meter,” ujarnya, Sabtu 25 Februari 2023.
Kemudian untuk wilayah perairan Anambas gelombang laut diprediksi dapat mencapai ketinggian 5 meter.
Selain itu prediksi gelombang laut tertinggi di Kepulauan Riau yaitu di wilayah perairan Natuna yang berpotensi mencapai 6 meter.
Masyarakat yang berada di kawasan pesisir maupun beraktivitas di laut diminta ekstra hati-hati saat berada di beberapa wilayah perairan tersebut.
Pastikan melengkapi diri dengan alat keselamatan. Kemudian jika gelombang laut terlalu tinggi juga sebaiknya mengurungkan diri untuk melanjutkan aktivitas di laut.
Selain gelombang laut yang meningkat, BMKG Hang Nadim juga memberikan peringatan diri terkait potensi banjir di seluruh wilayah Kepri.
Banjir ini tidak hanya terjadi karena curah hujan tinggi, melainkan bisa juga terjadi banjir rob, atau banjir yang terjadi karena curah hujan ditambah kondisi pasang laut tinggi sehingga airnya naik ke wilayah pesisir.
“Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi angin kencang di seluruh wilayah Kepulauan Riau,” kata Addini.
Ia mengatakan kelembapan udara lapisan atas yang relatif tinggi mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.
“Secara umum kondisi cuaca Kepulauan Riau diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang pada siang hingga dini hari,” kata dia.
Baca Juga: Gelombang Laut di Kepri Tinggi, Ada Perairan yang Capai 5 Meter
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









