BI Kepri Ajak Masyarakat Cinta, Bangga dan Paham Rupiah

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Kepri Musni Hardi K. Atmaja
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Kepri Musni Hardi K. Atmaja. FOTO//gokepri.com/ard

Batam (gokepri.com) – Bank Indonesia (BI) terus mengajak masyarakat untuk terus mencintai rupiah, satu-satunya alat pembayaran yang sah untuk bertransaksi.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Kepri Musni Hardi K. Atmaja mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.

Masyarakat diharapkan dapat memahami cara merawat rupiah, memiliki kebanggaan ruiah sebagai simbol kedaulatan negara dan memahami peran rupiah dalam perekonomian Indonesia.

“Perwujudannya ada dalam tiga cinta rupiah.Yakni mengenali, merawat dan menjaga rupiah,” kata Musni, Sabtu (8/5/2021)..

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa mengenali rupiah yaitu ciri keaslian rupiah diantaranya melalui 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Kemudian merawat dengan menghindari 5 Jangan (Jangan Dilipat, Dicoret, Distraples, Diremas, dan Dibasahi).

“Untuk menjaga yaitu menanggulangi dari kejahatan uang palsu dengan mengenali ciri keaslian dan unsur pengaman rupiah,” jelasnya.

Sedangkan, perwujudan 3 bangga rupiah yaitu bagnga sebagai simbol kedaulatan negara Indonesia. Dengan bangga menggunakan rupiah dalam setiap transaksi dan menjadikannya wujud Bela Negara tanpa senjata

Selanjutnya bangga sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan di Indonesia dan bangga sebagai identitas dan karakteristik bangsa yang menjadi alat pemersatu bangsa (One Nation One Currency).

Sementara, perwujudan 3 paham rupiah mencakup pemahaman terhadap penggunaan rupiah dalam bertransaksi, berbelanja dan berhemat.

Pemahaman tersebut antara lain dapat diwujudkan dalam perilaku bijak membelanjakan Rupiah dengan memilih produk dalam negeri dibanding barang impor.

Hal tersebut memiliki peran penting dalam rangka mendukung kestabilan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang negara lain sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui penyerapan produk dalam negeri seperti hasil produksi UMKM.

“BI bersama pemerintah terus mengajak masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” katanya.

(ard)

|Baca Juga : Dukungan Nasabah Kepri untuk Konversi Bank Riau Kepri Syariah

BAGIKAN