BGN Siapkan Makanan Buka Puasa untuk Penerima Makan Bergizi Gratis

Makan Bergizi Batam
Siswa SDN 010 Bengkong antusias menyantap makanan bergizi saat uji coba program makan gratis di Batam, Senin (6/1/2025). GOKEPRI/Engesti Fedro

JAKARTA (gokepri) — Selama Ramadan, anak-anak sekolah dan santri penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis akan tetap mendapatkan makanan. BGN menyiapkan skema khusus agar program ini tetap berjalan.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan makanan akan disiapkan untuk dibawa pulang sebagai hidangan berbuka puasa. Hal ini disampaikan Kepala BGN, Dadan Hindayana, kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta, Senin (20/1/2025).

“Kami akan memberikan makanan yang dibawa ke rumah untuk buka puasa. Jadi, bulan Ramadan pun kami, Badan Gizi, akan tetap menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis karena itu bagian penting dan ditunggu anak-anak,” kata Dadan. Pernyataan ini menanggapi pertanyaan wartawan mengenai skema pembagian Makan Bergizi Gratis selama Ramadan.

HBRL

Bagi santri di pesantren yang menjadi penerima manfaat, mereka juga akan menerima makanan saat berbuka puasa. “Terkait pelaksanaan di Ramadan di pesantren akan lebih mudah karena aktivitas masak akan seperti biasa dan akan dibagikan saat buka,” ujar Dadan.

Saat ini, terdapat sekitar 30 ribu pesantren dengan 5 juta santri yang menjadi target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. Target ini akan dipenuhi secara bertahap. “Ini akan dipenuhi secara bertahap dan kalau akselerasi percepatan yang diminta Presiden ini bisa dilaksanakan, maka tahun 2025 seluruhnya akan tercapai,” kata Dadan.

Untuk memperluas akses program tersebut kepada seluruh santri dan mempercepat pelaksanaannya, BGN menggandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kerja sama ini akan diatur dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditargetkan ditandatangani kedua belah pihak pada Kongres Keluarga Maslahat NU, 31 Januari mendatang.

Selain memastikan seluruh pesantren dan sekolah di bawah naungan NU menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis, kerja sama antara PBNU dan BGN juga berupaya menggerakkan perekonomian di lingkungan pesantren. Upaya ini akan dilakukan dengan mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pesantren dan memberdayakan sumber pangan milik warga di sekitar pesantren. ANTARA

Baca Juga:
Prabowo Minta Maaf Program Makan Bergizi Gratis Belum Merata

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait