Beredar Hoaks Pengerahan Massa, Kadis Kominfo: Ini Acara Peringatan Maulid Nabi dan Peresmian Masjid Agung Batam

peresmian masjid agung batam
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan. Foto: Diskominfo Batam

BATAM – Pemerintah Kota Batam akan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disertai dengan Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam serta peresmian kembali Masjid Agung Batam setelah proses renovasi, pada Minggu (15/9/2024).

Pemko Batam juga mengundang penceramah KH Luqmanulhakim, pengasuh Pondok Masjid Munzalan Ashabul Yamin Pontianak, untuk memeriahkan acara tersebut.

“Kami sangat menyayangkan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan hoaks tentang pengerahan massa dan penggunaan dana operasional dari provinsi untuk transportasi,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan, Sabtu (14/9/2024).

HBRL

Rudi menegaskan acara ini adalah peringatan Maulid Nabi tingkat Kota Batam yang juga diserangkaikan dengan peresmian Masjid Agung, salah satu ikon kebanggaan masyarakat Batam.

Menurut Rudi, hoaks tersebut disebarkan melalui grup WhatsApp, dan pesan tersebut dibuat seolah berasal dari panitia penyelenggara. Dalam pesan itu, disebutkan bahwa RT/RW diharuskan menghadiri acara dengan membawa perangkatnya dan menggunakan dana operasional untuk transportasi, yang diduga akan dijadikan bahan laporan SPJ.

Pesan tersebut berbunyi:

“Assalamualaikum,bapak/ibu RT RW dimohon mengikuti acara ini, dan setiap RT/RW membawa perangkat nya (sekretaris dan bendahara); apabila RT/RW ataupun perangkat nya non muslim; diminta menghadirkan 3 orang warga nya. Kehadiran dipantau. Biaya transportasi untuk acara ini bisa diambil dari Dana Operasional RT/RW dari Provinsi yang akan cair nanti, di-SPJ kan berupa nota pembelian BBM dan undangan acara ini diprint. Bukti kehadiran nya berupa foto juga bapak/ibu lampirkan untuk SPJ nanti Mantap lurah di batam..mengakomodir dana oprasional dari provinsi untuk kegiatan pemko batam.. Hati2 Rete dan Rewe..awas dijadikan tumbal politik..”

Rudi menegaskan tidak ada imbauan wajib atau pemberian uang transportasi kepada warga untuk menghadiri acara ini. “Secara terbuka, panitia mengundang seluruh masyarakat Batam untuk merayakan Maulid Nabi tanpa ada embel-embel biaya atau paksaan,” tegasnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sebelumnya juga mengundang masyarakat untuk hadir dalam peresmian Masjid Agung dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang akan dimulai dengan salat Maghrib berjemaah dengan dresscode pakaian serba putih.

Rudi berharap agar seluruh persiapan acara berjalan lancar dan sukses tanpa hambatan. “Mari kita bersama-sama meramaikan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ajaknya. (DISKOMINFO BATAM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait