Berantas Pinjol Ilegal, Satgas Blokir 429 Platform

Pinjol Ilegal
Ilustrasi pinjaman online. (Foto: Tempo)

Jakarta (gokepri) – Satuan Tugas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan, sebelumnya dikenal sebagai Satgas Waspada Investasi, memblokir 429 platform pinjaman online atau pinjol ilegal.

Dalam angka tersebut, terdapat 352 platform pinjol ilegal serta 77 konten terkait yang ditemukan di Facebook dan Instagram. Ratusan situs web ini menawarkan pinjaman online secara ilegal selama periode April hingga Juni.

“Satgas berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo untuk melakukan pemblokiran ini,” ungkap Satgas dalam keterangan resmi pada Sabtu (8/7).

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi peluang bagi pelaku penipuan dalam memperdaya masyarakat. Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan tawaran investasi atau pinjaman online yang mencurigakan atau diduga ilegal.

Selain itu, Satgas juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan dengan modus pesan singkat yang mengajukan lowongan kerja paruh waktu atau pekerjaan freelance.

Biasanya, para pelaku membujuk korban untuk melakukan aktivitas “like” dan “subscribe” pada suatu konten digital, seperti di YouTube. Korban dijanjikan akan menerima pembayaran dengan jumlah tertentu.

“Setelah korban tergiur dengan pembayaran atau hasil awal, kemudian mereka dibujuk untuk melakukan tugas lain namun diminta untuk menyetorkan deposit sejumlah dana dengan janji akan mendapatkan pembayaran/reward yang lebih besar dan dapat mengembalikan deposit tersebut di waktu yang kemudian,” jelas Satgas.

Setelah korban memberikan deposit, pelaku penipuan melarikan diri dan tidak bisa dihubungi.

Untuk memberantas tawaran kegiatan ilegal seperti ini, dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan, dengan menjaga sikap hati-hati dan kewaspadaan terhadap tawaran yang datang dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satgas berharap agar masyarakat selalu memperhatikan dua aspek penting, yaitu:

1. Legalitas: Pastikan bahwa produk/layanan yang ditawarkan telah memiliki izin usaha yang sah dari otoritas/lembaga pengawas yang berwenang.
2. Kepastian: Selalu perhatikan hasil/keuntungan yang ditawarkan, apakah rasional atau tidak.

Beberapa pinjol ilegal yang tercatat dalam daftar Satgas antara lain Tunai Cepat, Pinjam Cepat, Tunai Tunai, Uang-Flash, Pinjam Kredit, Kita Patungan, Cashbus, dan CashInd.

Berikut daftar pinjol ilegal yang diblokir per 8 Juli.

Daftar pinjol ilegal

Baca Juga: Banyak Guru di Kepri Terjebak Pinjol Ilegal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN