BATAM (gokepri) – Harga kebutuhan pokok sering merangkak naik menjelang Ramadhan. Untuk menahan gejolak harga, Badan Pengusahaan Batam menggelar Bazaar Murah Ramadhan di pelataran Lobi Gedung Bida Utama, 3–7 Maret 2026.
Kegiatan yang terbuka bagi masyarakat ini menyediakan berbagai bahan pangan dengan harga lebih rendah dari pasaran. Pengunjung dapat membeli sembako, daging, sayur, buah hingga aneka takjil untuk berbuka puasa.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad membuka bazaar tersebut pada Selasa siang, 3 Maret 2026. Sejumlah pejabat BP Batam turut hadir, antara lain Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain, Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad, Anggota Bidang Pengelolaan Lahan, Pesisir dan Reklamasi Syarlin Joyo, serta Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis.
Baca Juga: Safari Ramadan di Pulau Karas, Kepala BP Batam Amsakar Dukung Kemakmuran Masjid
Sebanyak 12 tenant ambil bagian dalam bazaar ini. Mereka menawarkan berbagai kebutuhan pangan dengan potongan harga hingga 10 persen.
Kepala BP Batam mengatakan kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Ramadhan, tetapi juga memberi akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Melalui bazaar ini kami ingin menghadirkan semangat Ramadhan dengan harga yang lebih murah, sehingga bisa meringankan pegawai dan masyarakat yang datang,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan ekonomi seperti bazaar juga dapat mendorong aktivitas usaha kecil sekaligus menjaga perputaran ekonomi daerah.
Data BP Batam menunjukkan ekonomi Batam masih tumbuh kuat. Pada triwulan IV 2025 pertumbuhan tercatat 7,49 persen, dengan capaian kumulatif 6,89 persen secara tahunan.
Momentum tersebut, kata dia, perlu dijaga melalui kerja sama berbagai pihak.
“Manfaatkan peluang yang ada. Kekompakan untuk membangun Batam harus terus dijaga,” katanya.
Usai pembukaan, Kepala BP Batam bersama para deputi meninjau tenant satu per satu. Mereka berdialog dengan pelaku usaha dan pengunjung yang berbelanja kebutuhan Ramadhan.
Bazaar Murah Ramadhan BP Batam berlangsung hingga 7 Maret 2026 dan terbuka bagi masyarakat umum.
Baca Juga: BP Batam Gandeng Komunitas Hidupkan Kawasan New Nagoya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









