Batam PPKM Level 1, Pusat Perbelanjaan Perketat Prokes

Penerapan protokol kesehatan di pintu masuk Panbil Mal, Kota Batam.
Penerapan protokol kesehatan di pintu masuk Panbil Mal, Kota Batam.

Batam (gokepri.com) – Pengelola pusat perbelanjaan atau mal tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat meski Kota Batam telah turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Selain memasang scan QR Code PeduliLindungi, mal di Batam juga mewajibkan pengunjung untuk melakukan pengecekan suhu tubuh, mengenakan masker, dan menyediakan hand sanitizer.

Penerapan protokol kesehatan di Panbil Mal, misalnya, pengelola menempatkan petugas khusus untuk mengarahkan pengunjung mencuci tangan atau melakukan pengecekan suhu tubuh. Perlengkapan cuci tangan dan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan QR Code PeduliLindungi ditempatkan di depan pintu-pintu masuk mal.

“Tugas kami memastikan setiap pengunjung telah menerapkan protokol kesehatan selama di lingkungan mal,” kata Ferdi, karyawan Panbil Mal, Rabu 10 November 2021.

HBRL

Hasil asesmen Kementerian Kesehatan per 8 November 2021 menempatkan Kota Batam kembali masuk ke PPKM Level 1. Selain Batam, kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepri juga masuk PPKM Level 1, seperti Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.

Tentang PPKM Level 1, Wali Kota Batam juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 62 Tahun 2021 untuk pengendalian penyebaran Covid-19. Surat edaran itu di antaranya mengatur pembatasan kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mal sampai pukul 21.00 WIB. Kemudian pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 75 persen dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersyukur kasus Covid-19 saat ini sudah melandai dan hanya tinggal beberapa orang saja dirawat.

“Itu semua pastinya tidak bisa lepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat Batam, hingga akhirnya saat ini bisa turun sampai Level 1,” katanya.

Amsakar mencontohkan terkait pelaksanaan program vaksinasi di Kota Batam. Di mana semua Forkompinda bergerak bersama-sama menyukseskan vaksinasi.

Capaian Batam sendiri saat ini sudah 87 persen untuk dosis pertama. Saat ini pihaknya terus melaksanakan program tersebut hingga 100 persen.

“Untuk di luar Pulau Jawa dan Bali, capaian vaksinasi tertinggi adalah Kepri,” katanya.

Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, meski angka penyebaran Covid-19 melandai tapi pandemi belum berakhir. (zak)

Baca juga: PPKM Kepri Kembali Level 1, Gubernur Ansar: Tetap Patuhi Prokes dan Hindari Kerumunan

Pos terkait