BATAM (gokepri) – Menteri Negara (designate) Urusan Luar Negeri serta Urusan Sosial dan Pembangunan Keluarga Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, menilai perkembangan Batam dalam tiga tahun terakhir melaju pesat. Infrastruktur jalan, kawasan industri, hingga pariwisata dianggap mendorong kota ini tampil sebagai pusat investasi regional.
“Batam sangat maju pesat,” ujarnya saat sarapan pagi bersama pimpinan redaksi media di Grand Mercure Hotel, Jumat (12/9). Ia menambahkan, warga Singapura yang tinggal di Batam juga merasakan kondisi aman dan kondusif, pernyataan yang diamini Konsul Jenderal Singapura untuk Batam, Gavin Ang.
Menurut Zhulkarnain, kemajuan itu menjadi perhatian serius Pemerintah Singapura. Ia menyebut Batam kini berada di jalur yang tepat. “Kami membuka peluang kerja sama antarnegara, terutama di sektor bisnis dan investasi,” katanya.
Ia menegaskan Singapura akan terus menjadi mitra strategis Batam, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Harapan kami, Batam terus maju dan tetap menjadi mitra penting Singapura,” ucapnya.
Pertemuan dengan BP Batam
Sehari sebelumnya, Zhulkarnain bertemu Kepala BP Batam Amsakar Achmad yang didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Amsakar menekankan eratnya hubungan Batam dan Singapura dalam mendorong investasi. “Kemitraan strategis ini harus selalu kita jalin bersama,” ujarnya.
Amsakar menjelaskan, perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap Batam diwujudkan melalui penerbitan PP Nomor 25/2025 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta PP Nomor 28/2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Dua aturan ini memberi kewenangan luas bagi BP Batam dalam mengurus perizinan investasi.
Ia juga menyebut pemerintah tengah merevisi PP Nomor 46/2007 untuk memperluas wilayah kerja BP Batam hingga pesisir. Menurutnya, hal itu strategis bagi pengembangan Batam. “Sinergi pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan menjaga Batam tetap kondusif,” ucap Amsakar, yang juga menjabat Wali Kota Batam.
Amsakar memastikan BP Batam mendukung penuh investasi Singapura. “Semoga hubungan harmonis Batam, Indonesia, dan Singapura terus terjalin,” katanya.
Zhulkarnain mengapresiasi capaian ekonomi Batam yang tumbuh 7,04 persen pada 2023, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Menurutnya, kondisi ini memberi alasan kuat bagi Singapura untuk terus menjalin kemitraan strategis.
“Begitu banyak perkembangan Batam saat ini, ini bagus untuk Batam dan Indonesia,” ucapnya. Data mencatat, realisasi investasi Singapura pada 2024 mencapai Rp6,51 triliun, menempatkan Negeri Singa sebagai salah satu dari lima negara dengan Penanaman Modal Asing terbesar di Batam. Hal ini menjadi indikator bahwa Batam berhasil menjaga iklim investasi.
Baca Juga:
- Kerja Sama Sembcorp-Panbil, Pintu Masuk Baru Investasi Industri di Batam
- Bisakah Batam Menghentikan Arus Pasien Indonesia ke Luar Negeri?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









