Batam Catat Lonjakan Kasus HIV, Kelompok Usia 25-49 Tahun Paling Terdampak

Flu Singapura Batam
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: ANTARA

BATAM (gokepri.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat adanya 822 kasus HIV sepanjang Januari hingga Desember 2024. Jumlah ini diperoleh dari hasil skrining terhadap 15.060 orang di berbagai kelompok masyarakat.

“Sebanyak 652 kasus ditemukan pada laki-laki dan 170 pada perempuan. Kelompok usia 25 hingga 49 tahun mendominasi dengan 582 kasus,” kata Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (10/2/2025).

Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 752 kasus HIV. Didi menyebut peningkatan ini sejalan dengan upaya intensif skrining yang merupakan bagian dari target Permenkes No 23 Tahun 2022 serta Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian HIV/AIDS.

HBRL

Baca Juga: Tekan Kasus DBD, Batam Persiapkan Penyebaran Nyamuk Wolbachia

Menurutnya, salah satu target nasional adalah menurunkan infeksi baru HIV hingga 0,18 per 1.000 penduduk yang tidak terinfeksi, atau sekitar 75 persen.

“Semakin banyak skrining dilakukan, semakin efektif program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Kami terus mendorong peningkatan angka skrining,” tegas Didi.

Dari data Dinkes Batam, sebagian besar pengidap HIV adalah karyawan atau pegawai dengan 331 kasus, sementara 285 kasus tidak teridentifikasi pekerjaannya.

Kelompok rentan juga menjadi perhatian utama, seperti wanita pekerja seks (WPS) yang mencatat 46 kasus dari 3.262 skrining. Di kelompok laki-laki yang berhubungan dengan sesama jenis (LSL), ditemukan 375 kasus dari 4.954 skrining.

Meski tidak ada kasus yang terdeteksi pada 12 skrining pengguna narkoba suntik (Penasun), 18 kasus ditemukan pada waria dari 157 skrining. Sementara pasien tuberkulosis mencatat 262 kasus dari 3.473 skrining.

Dari skrining ibu hamil warga binaan perempuan (WBP), terdeteksi 6 kasus dari 2.166 pemeriksaan. Adapun kelompok lain, seperti anak jalanan dan remaja, menyumbang 112 kasus positif HIV.

Dinkes Batam terus meningkatkan skrining dan upaya pencegahan agar kasus HIV dapat ditekan serta tingkat infeksi baru bisa diminimalkan. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait