BATAM (gokepri) – PT Bandara Internasional Batam (BIB) dan Singapore Airlines & Scoot menjalin kerja sama untuk pelatihan pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Kerja sama ini meliputi penggunaan landasan pacu terpanjang di Indonesia itu untuk latihan pendaratan touch & go.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama PT BIB Pikri Ilham Kurniansyah dan General Manager Indonesia Singapore Airlines, Seah Chee Chian, dan Head of Training & Standards Scoot, Capt. James Yun pada Selasa, 25 Juni 2024.
Baca:
- IIF Jadi Penasehat Keuangan Proyek Pengembangan Bandara Hang Nadim
- BP Batam Groundbreaking Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim, Target Selesai pada 2026
Pikri mengungkapkan, Singapore Airlines & Scoot secara rutin melakukan pelatihan pesawat (Aircraft Training) dan ke depannya akan menggunakan Bandara Internasional Hang Nadim sebagai salah satu bandara dalam pelatihan tersebut.
“Kami merasa terhormat dan menyambut baik dimulainya kerja sama dengan Singapore Airlines dan Scoot ini. Itu untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya-nya,” ujar Pikri.
Pelatihan Pesawat yang akan dilakukan oleh Singapore Airlines & Scoot ini merupakan latihan pendaratan touch & go di mana pesawat tidak melakukan pendaratan penuh, namun langsung melakukan lepas landas berikutnya.
Sebagai bandara yang memiliki runway terpanjang di Indonesia dengan panjang landasan pacu mencapai 4.025 meter serta letak geografis yang strategis berdekatan langsung dengan Singapore dan Malaysia, Bandara Internasional Hang Nadim telah dinominasikan sebagai bandara alternatif (divert) penerbangan internasional/landing & take off semua tipe pesawat termasuk pesawat berbadan besar.
Selain sebagai bandara alternatif divert penerbangan internasional, Bandara Internasional Hang Nadim juga telah siap untuk melayani tidak hanya penerbangan berjadwal, namun juga penerbangan tak berjadwal termasuk Pelatihan Pesawat yang lakukan oleh Singapore Airlines & Scoot.
Penggunaan landasan bandara dalam pelatihan pesawat ini dipastikan tidak akan mengganggu operasional penerbangan komersial.
“Kerja sama ini merupakan upaya diversifikasi bisnis PT BIB selaku pengelola Bandara Hang Nadim dan kami membuka peluang untuk kerja sama lainnya dalam utilisasi fasilitas kami di Bandara Hang Nadim,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News
Penulis: Muhammad Ravi









