Anggota DPRD Batam Terpilih Jelvin Tan Akui Sudah Lapor LHKPN ke KPK

Anggota DPRD Batam terpilih Jelvin Tan. Foto: Gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) – Anggota DPRD Batam Jelvin Tan mengaku sudah melakukan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke website resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut mengaku sudah melaporkan LHKPN ke website KPK sejak 29 Juni 2024.

Namun, ia menyebut laporan tersebut masih dalam proses verifikasi. Setelah hasil verifikasinya keluar, Jelvin akan menyerahkannya kepada partai, yang kemudian akan meneruskannya ke KPU.

Baca Juga: Dilantik 30 Agustus, 50 Anggota DPRD Batam Terpilih Belum Serahkan LHKPN

“Saya sudah lapor, nanti hasil verifikasinya saya berikan ke partai. Dari partai yang urusin ke KPU,” kata Jelvin.

Sementara itu, anggota DPRD terpilih dari Partai Golkar, Djoko Mulyono, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan kekayaan dari anggota dewan yang baru.

Ia juga menyampaikan, untuk data dari petahana, laporan sudah selesai dan penyerahannya ke KPU akan dilakukan secara bersama-sama.

“Kawan-kawan yang baru mungkin lagi ngumpul-ngumpul aset. Kami akan serahkan secara serentak dari Fraksi Golkar. Kalau incumbent sudah ada arsipnya, kita tinggal serahkan,” ungkap Djoko.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada 12 partai politik (parpol) mengenai kewajiban pelaporan LHKPN.

Dalam surat tersebut, anggota DPRD Kota Batam terpilih periode 2024-2029 diwajibkan untuk menyerahkan LHKPN selambat-lambatnya 21 hari sebelum pelantikan DPRD Kota Batam yang dijadwalkan pada Jumat, 30 Agustus 2024 mendatang.

Komisioner KPU Kota Batam, Aksara Pandapotan Manurung, mengatakan batas akhir penyerahan LHKPN adalah 8 Agustus 2024.

“Sekira tanggal 8 Agustus paling lambat diserahkan kepada kami,” ujar Aksara pada Selasa, 9 Juli 2024.

Aturan ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Pasal 52 ayat 1 dan 2. Jika tidak diserahkan, KPU tidak akan mengajukan nama-nama yang akan dilantik.

“Kami tak akan menyerahkan nama yang akan dilantik,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN